2 Orang Pendaki jadi Saksi Fenomena Unik Spider Rain di Argentina
--
NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID - Langit biasanya menurunkan hujan berupa air yang menyejukkan bumi. Predikdsi hujan bakal turun pun bisa dilihat di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Namun, bagaimana jika yang turun bukan air, melainkan ribuan laba-laba? Apakah tetap bisa diprediksi oleh BMKG? Ya, ini adalah fenomena alam yang sulit dipercaya, tapi fenomena aneh ini benar-benar pernah terjadi dan sempat membuat geger warga Argentina.
Sekilas, pemandangan itu mungkin tampak seperti adegan film fiksi ilmiah, yang mana benang-benang putih beterbangan, menempel di pepohonan, dan makhluk-makhluk kecil merayap dari langit.
Namun, bagi sejumlah saksi mata yang menyaksikannya langsung, peristiwa ini nyata adanya.
BACA JUGA:Fenomena Tak Biasa tapi Nyata, Ini Negara-negara yang Terjadi Hujan Ikan
Fenomena ini lantas dikenal sebagai hujan laba-laba atau spider rain. hujan laba-laba ini ikut menjadi salah satu fenomena alam paling misterius yang pernah tercatat dalam sejarah modern.
Lalu, seperti apa sebenarnya peristiwa aneh ini terjadi? Pada tanggal 6 April 2007 lalu, laba-laba dalam jumlah yang sangat banyak berjatuhan dari langit dan menghujani Provinsi Salta, Argentina.
Saat itu, diketahui jika seorang pendaki bernama Christian Oneto Gaona dan teman-temannya memutuskan untuk bepergian ke Provinsi Salta selama liburan.
Mereka mulai mendaki Gunung San Bernardo dan dua jam kemudian, mereka menemukan tanah di sekitar mereka diselimuti oleh laba-laba dengan berbagai warna, dengan panjang sekitar 4 inci.
Semakin naik ke puncak gunung semakin banyak laba-laba yang mereka temukan.
BACA JUGA:Fenomena Langkah Hujan Katak di Brazil, Sebenarnya Berapa Lama Katak Bisa Hidup di Udara?
Namun yang lebih mengejutkan lagi, saat mereka mencari tahu sumber laba-laba tersebut ternyata mereka melihat begitu banyak laba-laba dan juga juga jaring-jaringnya yang berjatuhan dari langit.
Fenomena ini sering disebut dengan “spider rain”. Namun ada juga beberapa orang lainnya yang menyebutnya dengan istilah “angel hair” karena jaring yang mereka tinggalkan berwarna putih.
Namun melansir dari laman Live Science diketahui penyebabnya adalah, peristiwa yang sudah beberapa kali terjadi ini adalah salah satu cara laba-laba berpindah tempat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


