Mitos Dilarang Pakai Baju Hijau ke Pantai Selatan, Kenapa?
Sang penguasa laut pantai selatan, Nyi Roro Kidul --
NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID - Di dunia, ada sebagian orang memang mempercayai suatu kejadian tertentu yang mereka temui sebagai suatu pertanda dalam kehidupannya.
Salah satu yang seing muncul adalah mitos mengenai larangan memakai baju warna hijau saat ke pantai Selatan.
BACA JUGA:Dinkes Seluma Buka Suara Soal Balita Asal Talo yang Meninggal Dunia Karena Digigit Anjing Rabies
Sering mendengar larangan untuk tidak mengenakan baju berwarna hijau saat berkunjung ke pantai selatan?
Ya, mitos ini masih begitu kuat dipercayai banyak orang hingga kini, bahkan oleh sebagian wisatawan yang datang ke wilayah pesisir selatan Jawa.
Legenda cerita mengenai sang penguasa laut pantai selatan, Nyi Roro Kidul memang sudah sangat terkenal.
Ratu Pantai Selatan atau Nyi Roro Kidul identik dengan pakaian yang bernuansa hijau, dan lengkap dengan atribut anggota kerajaan di masa lampau.
Namun, tahukah kamu jika tempat ini dipercaya menjadi gerbang bertemu dengan Nyi Roro Kidul.
BACA JUGA:Ratusan Pelari Siap Ramaikan Glow Run Night RBTV X Polresta Bengkulu, Hadiah Puluhan Juta Menanti
Mitos Larangan Pakai Baju Warna Hijau ke Pantai Selatan
Konon, warna hijau dianggap sebagai warna kebesaran Kanjeng Ratu Nyai Roro Kidul, sang penguasa laut selatan beserta para pengikutnya.
Keyakinan inilah yang kemudian memunculkan larangan untuk tidak boleh mengenakan warna yang dianggap sakral tersebut, karena diyakini sebagai bentuk penyamaan diri dengan kebesaran kerajaan gaib sang Ratu.
Menurut filsuf semiotika asal Prancis, Roland Barthes, mitos pada dasarnya adalah bentuk representasi yang memiliki makna tersembunyi, tidak selalu bisa ditangkap secara langsung oleh akal manusia.
Filsuf ini menilai bahwa tuturan mitologis atau kisah-kisah mitos dibuat sebagai alat komunikasi yang memiliki proses signifikasi, sehingga dapat diterima secara rasional oleh masyarakat.
Dengan kata lain, mitos hidup dan berkembang menyesuaikan situasi, kondisi, serta budaya sosial masyarakat pendukungnya.
BACA JUGA:Hp Infinix Hot 50, Performa Kencang dan Layar Responsif, Bagaimana Harganya?
Baju Hijau dan Warna Laut
Namun berdasarkan penjelasannya, larangan memakai baju berwarna hijau di pantai selatan sering dikaitkan dengan gradasi warna air laut.
Warna sendiri merupakan hasil persepsi mata terhadap pantulan cahaya, dan tiap orang bisa memiliki persepsi berbeda terhadap warna laut. Laut bisa tampak biru, hijau, bahkan kehijauan kebiruan, tergantung pada organisme yang hidup di permukaan atau dasar laut serta pantulan langit di atasnya.
Dari sisi penjelasan logis, beberapa peneliti berpendapat bahwa larangan ini sebenarnya berkaitan dengan keamanan.
Warna hijau, terutama yang serupa dengan warna air laut, membuat seseorang lebih sulit terlihat jika terseret arus atau tenggelam.
BACA JUGA:Minum Air Mantra, Dukun Cabul di Kaur Garap Gadis 17 Tahun Asal Ciamis Jawa Barat
Itulah mengapa penggunaan pakaian berwarna mencolok seperti merah mudah, oranye, atau kuning lebih disarankan ketika berada di area laut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


