Antrean Kendaraan Beli BBM di SPBU Datar Ruyung Bengkulu Utara Mengular Sejauh 4 Kilometer
--
BENGKULU UTARA, RBTV.DISWAY.ID – Antrean kendaraan di SPBU Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten BENGKULU UTARA untuk mengisi BBM mengular sejauh 4 kilometer dan menjadi pemandangan yang menyita waktu dan emosi masyarakat.
Sudah tiga hari, antrean tak kunjung terurai. Bukan sekadar antre, namun sudah mengganggu roda perekonomian masyarakat.
Sabtu (08/11), panjang antrean diperkirakan mencapai empat kilometer. Sepanjang bahu jalan, kendaraan roda dua dan roda empat bergerak pelan, seperti tak pernah menemukan ujung. Suara mesin saling bertumpukan, sementara waktu terus terbuang.
BACA JUGA:Dua Pekan Jelang Penutupan Glow Run Night Bengkulu 2025, Kuota Mulai Tipis!
Wahyu, sopir travel, menjadi salah satu korban antrean tak berkesudahan. Seharusnya ia sudah mengantar penumpang ke luar kota, namun harapannya kandas hanya karena menunggu bensin.
“Harusnya bisa berangkat. Tapi gimana mau berangkat kalau bensin tidak ada? Hari ini saya tidak ada pemasukan,” keluhnya.
Hal serupa dialami Nasri, pedagang pakaian keliling. Mobilnya menjadi etalase bergerak untuk mencari nafkah, tetapi ia justru terjebak di antrean yang tak bergerak.
“Hari ini dipastikan tidak bisa jualan. Antre sudah dari subuh,” ujarnya dengan wajah lelah.
BACA JUGA:Segini Perkiraan Kenaikan UMP Bengkulu, Pemprov Masih Tunggu Instruksi Kemenaker
Manajer SPBU Datar Ruyung, Aswadi Idris, menyebut pihak SPBU terpaksa melakukan pembatasan pembelian BBM untuk mengendalikan antrean.
“Kita batasi 25 liter mobil, 5 liter motor. Kondisi seperti ini membuat pembatasan juga berlaku untuk pertamax,” jelasnya.
Idris menambahkan, keterlambatan suplai menjadi penyebab utama. Distribusi pertalite dan pertamax masih menunggu pengiriman dari Depot Pertamina Lubuk Linggau.
“Hari ini sudah masuk 16 ton pertalite dan 8 ton pertamax. Mudah-mudahan antrean segera terurai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


