Kenapa Saldo Pinjaman KUR BRI Diblokir? Kapan Bisa Dicairkan?
Banyak yang bertanya, kapan saldo blokir pinjaman KUR BRI bisa dicairkan?--
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID – KUR BRI salah satu yang banyak diminati masyarakat. Alasannya, selain prosesnya mudah, angsuran yang ditawarkan juga sangat terjangkau.
Meski demikian, pihak BRI juga menetapkan syarat yang harus dipenuhi jika ingin mengajukan pinjaman KUR.
Diantara syarat tersebut, berusia minimal 21 tahun. Kemudian memiliki usaha yang aktif paling tidak selama 6 bulan.
Namun penting juga diketahui jika ada saldo pinjaman KUR BRI yang diblokir. Tidak hanya untuk pinjaman KUR, tapi juga berlaku untuk jenis pinjaman lainnya.
BACA JUGA:Angsuran Lengkap Pinjaman PNS KUR BRI Plafon Rp 1 hingga 100 Juta, Bisa Bayar Rp 21 Ribu per Bulan
Meski demikian nasabah tidak perlu khawatir, karena sejatinya saldo yang diblokir itu masih bisa diambil.
Besaran saldo blokir bervariasi tergantung pada kebijakan unit kerja BRI di masing-masing wilayah, berkisar antara 20-50 persen dari saldo pinjaman.
Dalam teknisnya, walaupun saldo diblokir, namun nasabah dapat mengambilnya satu bulan setelah tanggal akad kredit. Saldo tersebut tetap dapat diakses melalui ATM, agen BRIlink, atau teller.
Pemblokiran saldo ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan ketidakmampuan debitur membayar angsuran pada bulan tertentu.
BACA JUGA:Pinjaman PNS: KUR BRI Plafon Rp 300 Juta, Ini Syarat dan Pilihan Angsuran Bulanannya
Namun saldo yang diblokir masih dapat diakses sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Setelah pengajuan pinjaman KUR BRI disetujui, nasabah wajib membayar angsuran sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Jadwal pembayaran angsuran KUR BRI jatuh tempo pada tanggal yang tercantum dalam surat perjanjian. Umumnya, jadwal pembayaran angsuran KUR BRI jatuh pada setiap tanggal 10 per bulan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


