Retret Merah Putih dan Amalan Mitigasi Langit Angkatan ke-5 Semangatkan SMAN 2 Kota Bengkulu
Pelajar SMAN 2 Kota Bengkulu saat mengikuti kegiatan retret Merah Putih --
Bengkulu, RBTV.DISWAY.ID – Semangat kebangsaan dan kekuatan spiritual menghiasi lingkungan SMA Negeri (SMAN) 2 Kota Bengkulu dengan pelaksanaan Retret Merah Putih dan Amalan Mitigasi Langit Angkatan ke-5.
BACA JUGA:Dengan BRImo, Ibu Rumah Tangga Tak Perlu Repot Lagi Beli Token Listrik
Program yang diinisiasi Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan ini menjadi wadah pembinaan karakter serta upaya menanamkan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda sebagai dasar kemajuan daerah dan bangsa.
Sebanyak 40 pelajar terbaik terpilih mengikuti kegiatan yang dirancang untuk memperkuat mental, spiritual, dan identitas kebangsaan. Acara ini dipandu oleh Kepala SMAN 2 Bengkulu Wanpisata, M.Pd.
BACA JUGA:Dukung Program Tiga Juta Rumah, BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun kepada 118 Ribu Debitur
Para peserta retret ini adalah para pelajar berprestasi dari kelas X, XI, dan XII.
"Pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan akademik, tetapi juga tentang membangun karakter yang kokoh, karena masa depan bangsa terletak pada tangan generasi yang memiliki integritas dan cinta tanah air," kata Kepala SMAN 2 Kota Bengkulu.
BACA JUGA:Ini Identitas Oknum Kades di Lebong Diperiksa Polisi Terkait Penemuan Mayat Wanita di Hotel
Sementara itu, acara dibuka secara resmi oleh Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu Adang Parlindungan, yang menjelaskan maksud dan pentingnya pelaksanaan retret ini.
"Retret ini bukan hanya kegiatan biasa, melainkan wadah untuk menyegarkan pikiran, memperdalam nilai-nilai kebangsaan, dan menguatkan hubungan antar sesama pelajar. Ini penting bagi seluruh pelajar karena membantu mereka menemukan arah hidup yang benar, mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan negara," jelasnya.
Dihadapkan pada pemateri berpengalaman internasional, peserta mendapatkan paparan yang menginspirasi. Ustadz Saeed Kamyabi, dengan jejak pelatihan di berbagai negara, menyampaikan materi dengan gaya yang komunikatif dan penuh kehangatan.
Didampingi pula trainer Ummu Atiqah dan trainer Aina dari Jakarta, yang membawa pengalaman kerja dari kawasan Asia hingga Afrika, memberikan pandangan luas tentang pentingnya ketahanan karakter di era globalisasi.
"Kalian adalah harapan bangsa, oleh karena itu harus giat dalam belajar dan mengembangkan diri. Seperti air yang merendah namun mampu membawa manfaat luas, demikianlah seharusnya kalian dalam mengejar ilmu dan berperilaku," tegas Ustadz Saeed dalam pesan intinya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


