Iklan RBTV

Duo Deni Petarung Bengkulu Raih Sabuk Juara di Prime Kumite Championship 3

Duo Deni Petarung Bengkulu Raih Sabuk Juara di Prime Kumite Championship 3

--

BENGKULU, RBTV.DISWAY.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet bela diri asal Provinsi Bengkulu.

Dua petarung dari sasana Infight Camp Bengkulu berhasil keluar sebagai juara dalam ajang Prime Kumite Championship 3.

Prime Kumite Championship 3 merupakan kompetisi karate combat paling bergengsi di Indonesia yang menghadirkan belasan laga sengit antar petarung profesional dari berbagai daerah.

BACA JUGA:Jadi Pemateri di Universitas Tokyo, Ketum Hipmi Bengkulu Paparkan Sejumlah Peluang Usaha Strategis di Jepang

Kedua petarung tersebut, Deni Dafa dan Deni Arief yang sukses menaklukkan lawan-lawannya dan membawa pulang dua sabuk juara nasional.

Deni Arif yang bertarung di kelas 70 kg mengalahkan karateka tangguh Alan Lolo Darmawan dengan kemenangan angka lewat pertarungan ketat.

Sedangkan Deni Daffa menang lawan lempar handuk di ronde pertama melawan Pahala Sitanggang di kelas 75 kg.

Kemenangan ini sekaligus semakin mengukuhkan posisi Bengkulu sebagai daerah yang konsisten melahirkan petarung-petarung berbakat di tingkat nasional.

BACA JUGA:Update Peristiwa Mahasiswa Asal Bengkulu yang Dikabarkan Tenggelam di Laut Mesir, Salah satunya Aiman

Sebelumnya, duo Deni telah mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan, mulai dari kemenangan KO di ajang internasional hingga keterlibatan dalam seleksi menuju UFC. 

Keberhasilan di Prime Kumite Championship 3 pun menjadi tambahan penting dalam perjalanan karier profesional mereka di dunia karate combat.

Pembina Bengkulu Infight Camp, Nuzuludin, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian anak didiknya tersebut.

“Ya, artinya saya informasikan kepada masyarakat pecinta olahraga bela diri ya, dua atlet dari Bengkulu tadi malam sudah berhasil membawa dua sabuk untuk kejuaraan tingkat nasional karate profesional. Atas nama Deni Dafa, satu lagi atas nama Deni Arief. Artinya sekarang Provinsi Bengkulu mau tidak mau diakui lah sebagai gudangnya para petarung. Dengan bukti dua sabuk kelas nasional sudah kita bawa ke Bengkulu,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: