Terjual 10.000 Unit per Bulan, SUV Suzuki Victoris Akankah Masuk Indonesia?
Suzuki Victoris yang menggemparkan India, akankah masuk Indonesia?--
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - SUV Suzuki Victoris langsung mencuri perhatian pasar India dan berhasil mencatatkan penjualan kumulatif lebih dari 50.000 unit dalam waktu kurang dari 5 bulan sejak resmi diperkenalkan.
Selain menawarkan keunggulan yang membuat mobil ini kian laris lantaran harganya yang cukup terjangkau, mulai Rp 190 jutaan.
Meski baru dijual resmi, model ini tetap mampu membukukan angka 4.261 unit pada September di India. Ini merupakan kali pertama Victoris masuk showroom, yakni bulan September 2025.
Antusiasme pasar bahkan sudah terlihat sebelum bulan pertama penjualan berakhir. Pada awal Oktober 2025, jumlah pemesanan telah menembus 25.000 unit.
BACA JUGA:Daftar Motor Listrik Honda Dapat Diskon Gila-gilaan di IIMS 2026, Ada Potongan hingga Rp 20 Jutaan
Pengiriman unit perdana yang bertepatan dengan musim perayaan Navratri turut mendongkrak angka retail di jaringan dealer.
Kemudian, adanya lonjakan penjualan yang cukup signifikan terjadi pada Oktober dengan total penjualan 13.496 unit.
Pada bulan ini, Victoris untuk pertama kalinya mengungguli sejumlah rival di segmennya, termasuk rival satu brand, Grand Vitara, dengan selisih lebih dari 3.000 unit.
Kemudian pada November penjualan bertambah 12.300 unit. Maka, hanya dalam waktu sekitar dua setengah bulan sejak peluncuran, total penjualan sudah melampaui 30.000 unit.
Tak hanya sampai disitu, masuk pada Januari 2026, Victoris kembali terjual 15.240 unit, sekaligus mengantar penjualan kumulatifnya melewati angka 50.000 unit.
BACA JUGA:Lagi Cari Moge Harga Rp 100 Jutaan? Ini Rekomendasinya
Spesifikasi dan Pilihan Mesin
Suzuki Victoris menawarkan berbagai opsi mesin untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna. Hal ini mencakup mesin bensin, CNG, hingga strong hybrid yang menonjolkan efisiensi bahan bakar.
Khusus varian hybrid, Suzuki mengklaim konsumsi bahan bakar bisa mencapai 28,65 km per liter. Tentu saja efisiensi ini menjadi daya tarik utama bagi pengguna perkotaan dengan mobilitas tinggi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


