Iklan RBTV

Sejumlah Wilayah Indonesia Dilanda Cuaca Panas, Ternyata Ini Penyebabnya!

Sejumlah Wilayah Indonesia Dilanda Cuaca Panas, Ternyata Ini Penyebabnya!

Dalam beberapa hari terakhir cuaca terasa begitu panas, kenapa?--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Beberapa hari terakhir sejumlah wilayah di Indonesia dilanda cuaca panas. Banyak yang mempertanyakan, apa penyebab cuaca yang begitu panas bahkan hingga 37 derajat celcius ini?

Dijelaskan Plt Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Andri Ramdhani, jika rata-rata suhu beberapa hari terakhir, yakni dari Senin hingga Kamis di sejumlah wilayah berkisar antara 32,9 derajat celsius bahkan hingga 37 derajat celsius di Provinsi Papua Selatan.

Sementara suhu maksimum terendah pada periode tersebut tercatat 32,9 derajat celsiys di wilayah Kalimantan Barat pada Rabu lalu.

Lalu apa yang menjadi penyebab dari cuaca yang begiru panas ini? Dijelaskan Andri Ramdhani, jika penyebab cuaca panas ekstrem ini adalah berkaitan dengan pergeseran fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) ke arah timur yang menjauhi Indonesia bagian barat hingga tengah. 

Selain itu, terdapat pula monsun Asia yang cenderung melemah dalam beberapa hari terakhir. 

Di sisi lain, Andri juga menjelaskan jika kelembapan udara masih cukup tinggi. Namun, pembentukan awan dan hujan yang tidak merata, turut menyebabkan kondisi siang hari di beberapa wilayah Indonesia terasa lebih panas. 

Dikatakanya, jika sebagian wilayah Indonesia masih dapat mengalami peningkatan suhu udara di atas normal atau kondisi cuaca yang terasa lebih panas memasuki periode Maret hingga Mei.

BACA JUGA:Mudik Lewat Jalintim Palembang-Jambi? Ini Jalan Alternatif jika Jalan di Betung Macet

"Kondisi ini dipengaruhi oleh gerak semu matahari serta faktor regional lainnya seperti berkurangnya tutupan awan dan kondisi atmosfer yang relatif lebih kering seiring dengan datangnya periode pancaroba," imbuh dia. 

Sebelumnya, Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) memperkirakan jika suhu di sebagian besar wilayah maritim dan daratan Asia Tenggara akan berada di atas rata-rata.

Melansir dari Bloomberg via Bangkok Post, suhu ini akan terjadi untuk periode bulan Maret-April-Mei 2026.

Berdasarkan proyeksi ASMC untuk periode tiga bulan ke depan, ada kemungkinan 80-100 persen suhu di atas normal di seluruh Indonesia dan Malaysia. 

Gelombang panas yang tidak biasa itu kemungkinan akan pertama kali melanda kedua negara tersebut. 

Bahkan, fenomena panas tersebut diperkirakan akan meluas ke sebagian besar daratan Asia Tenggara dalam dua bulan berikutnya. Gangguan berkepanjangan juga akan mengancam pembangkit listrik di Asia Tenggara yang bergantung bahan bakar fosil. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: