4 Mitos dan Fakta soal Daging Kambing, Benarkah Pemicu Tekanan Darah Naik?
daging kambing--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Dibalik kelezatan sajian kuliner berbahan dasar daging kambing, sering beredar berbagai mitos yang perlu diluruskan.
Ya, mitos tersebut tidak jarang membuat sebagian orang ragu mengonsumsi, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
BACA JUGA:Titik Lokasi dan Jumlah Deposit Minerat di Papua Barat
Secara umum, daging kambing bisa diolah menjadi berbagai masakan seperti sate, gulai, dan tongseng.
Perlu diketahui, daging kambing juga merupakan sumber protein hewani yang mudah dijumpai. Selain kaya protein, daging kambing juga mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh, seperti zat besi, zinc, dan lain-lain.
Sejumlah anggapan yang beredar mengenai daging kambing sering kali tidak didasarkan pada informasi yang akurat. Sehingga, artikel ini menarik untuk diketahui.
BACA JUGA:Maluku jadi Pusat Cadangan Nikel Terbesar di Dunia? Berikut Jumlah Cadangan yang Tersimpan
Mitos Daging Kambing
Berikut sejumlah mitos mengenai daging kambing yang kerap diperbincangkan:
1. Memicu Darah Tinggi atau Hipertensi
Dalam kehidupan sehari-hari, tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa mengonsumsi daging kambing memicu terjadinya hipertensi (tekanan darah tinggi).
Bahkan, keyakinan ini cukup luas dan sering kali membuat orang enggan mengonsumsi daging kambing, terlebih lagi bagi mereka yang sudah memiliki masalah dengan tekanan darah. Benarkah?
Faktanya, makan daging kambing tidak menyebabkan hipertensi. Kenapa demikian? Karena daging kambing memiliki kandungan lemak jenuh yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan daging merah lainnya seperti daging sapi.
Perlu diketahui, bahwa lemak jenuh merupakan jenis lemak yang diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, yang dapat berkontribusi pada risiko penyakit jantung dan hipertensi.
Hanya saja, karena kandungan lemak jenuh pada daging kambing rendah, mengonsumsinya tidak secara langsung menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


