Geger, Penemuan Mayat di Perkebunan Sawit Desa Kota Praja Mukomulo, Ini Identitasnya
Proses evakuasi mayat yang ditemukan di kebun sawit di Mukomuko.--
MUKOMUKO, RBTVCamkoha.com - Selasa malam (7/4) sekitar pukul 20.30 WIB, warga Desa Kota Praja, Kecamatan Air Manjuto, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di kawasan Jalan Belanda.
Informasi yang dihimpun, mayat ini merupakan seorang laki-laki bernama Sa'ban (47), warga Desa Dusun Baru Pelokan, Kecamatan XIV Koto. Dia sehari-hari bekerja mencari berondolan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Mayat ditemukan tepat di bawah pohon sawit. Sementara karung berondolnya masih dalam posisi utuh dan kendaraannya masih berada di lokasi.
Peristiwa ini sontak menarik perhatian warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Dalam peristiwa tersebut, proses evakuasi dilakukan oleh tim Basarnas, polisi dan warga setempat.
Salah seorang warga, Fredi yang juga sebagai Kepala Dusun (Kadus) Desa Kota Praja, membenarkan adanya penemuan mayat. Namun, pihaknya belum mengetahui kronologis atau penyebab kematiannya.
"Iya benar ada penemuan mayat di desa kita di salah satu area perkebunan sawit warga. Belum tahu pasti penyebabnya apa, karena sudah dievakuasi Basarnas,” ungkap Fredi.
Sementara itu tim Basarnas Mukomuko, Andre, menyampaikan pihaknya yang mengevakuasi dan juga dibantu oleh pihak kepolisian serta warga sekitar pukul 21.00.
BACA JUGA:Kejari Mukomuko Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program Pamsimas Kementerian PUPR
"Betul, almarhum diketahui warga Desa Dusun Baru Pelokan. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, almarhum memiliki riwayat sakit asam urat," terang Danru Basarnas Mukomuko, Andre.
Ia meneruskan, pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan, juga menolak untuk dilakukan otopsi dan almarhum sudah dibawa pulang ke rumah duka.
"Setelah dilakukan evakuasi, pihak keluarga meminta jenazah langsung dibawa pulang, dan menolak untuk dilakukan otopsi. Untuk barang-barangnya dalam keadaan lengkap," tutup Andre.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



