Harga BBM Non Subsidi Masih Melambung, Bagaimana Nasib Pemilik Isuzu Panther?
Spesifikasi dan jumlah konsumsi mobil Isuzu Panther--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mengalami penyesuaian harga. Kabar kenaikan harga ini disampaikan langsung oleh PT Pertamina (Persero) dan telah berlaku secara bertahap sejak 18 April 2026.
Berikut adalah rincian kenaikan harga BBM terbaru, estimasi untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:
- Pertamax Turbo (RON 98)
Naik menjadi Rp 19.400 per liter dari sebelumnya Rp 13.100.
- Dexlite (CN 51)
Naik menjadi Rp 23.600 per liter dari sebelumnya Rp 14.200.
- Pertamina Dex (CN 53)
Naik menjadi Rp 23.900 per liter dari sebelumnya Rp 14.500.
Kenaikan harga BBM non subsidi ini tentu saja berpengaruh pada sejumlah jenis kendaraan yang menggunakan jenis bahan bakar ini. Salah satunya adalah Isuzu Panther.
BACA JUGA:Harga Toyota Calya April 2026, Segini Cash dan Kredit
Isuzu Panther adalah MPV diesel legendaris di Indonesia yang terkenal irit. Penggunaan bahan bakarnya hanya 10 hingga 14 km per liter. Namun demikian, dengan penyesuaian harga ini tetap saja cukup mencekik pengguna ke ndaraan ini.
Untuk harga kendaraannya saat ini, bekasnya berkisar Rp 80 jutaan hingga di atas Rp 100 juta untuk tahun muda. Selain itu, kendaraan ini juga menawarkan sejumlah keunggulan. Diantaranya adalah tangki bahan bakar 55 liter, perawatan mudah, dan tangguh di berbagai medan. Berikut rincian mengenai Isuzu Panther:
Harga Bekas Isuzu Panther
Harga mobil Isuzu Panther bekas sangat bervariasi tergantung tahun, tipe, dan kondisi kendaraan. Untuk varian tahun tua atau 2000-an awal, dibanderol mulai dari harga Rp 50- Rp 70 jutaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

