Waspada! Ini 6 Dampak Buruk jika Terlambat Ganti Oli Mobil
Sejumlah dampak buruk terhadap kendaraan jika terlambat ganti oli--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Sering lupa atau sengaja abai mengganti oli mobil? Waspada, jangan samapai dampak atau efek telat ganti oli mobil berikut berujung merugikan keuangan Anda!
Umumnya, penggantian oli mesin biasanya berpatokan pada kilometer kendaraan, yaitu setiap 5.000, 7.500 dan 10.000 km.
Nah, jika lebih dari angka tersebut, maka mesin bisa mengalami keausan karena kualitas oli yang menurun dan kotoran sisa pembakaran yang dikenal dengan gram akan mengendap ke dalam oli menyebabkannya tidak bisa bekerja melumasi secara optimal.
Efek Telat Ganti Oli Mobil
Mengganti oli tidak hanya berpatokan saja pada kilometer. Bagaimana jika mobil jarang digunakan, apakah oli bisa bertahan lebih lama? Jawabannya tidak.
Bahkan, kualitas oli mesin pada mobil yang tidak digunakan selama tiga bulan lebih pun juga akan menurun. Oli yang warna aslinya adalah bening akan berubah menjadi kehitaman.
Jadi walaupun mobil didiamkan saja meskipun kilometernya tidak bertambah, tetap saja akan menyebabkan oli rusak. Berikut ini beberapa efek yang harus diwaspadai.
BACA JUGA:Harga Toyota Calya April 2026, Segini Cash dan Kredit
1. Mesin Tidak Lagi Bertenaga
Efek telat ganti oli mobil ini akan muncul satu sampai dua bulan setelah Anda terlambat mengganti oli.
Performa kendaraan yang awalnya lebih ringan untuk berakselerasi, jika olinya telat diganti akan berubah menjadi semakin berat.
Lebih parah lagi adalah ketika muncul suara dari bagian mesin yang cukup mengganggu. Artinya gesekan yang terjadi antar komponen mesin tidak terlumasi dengan baik. Kondisi ini terjadi karena oli sudah kotor dan bisa menimbulkan sumbatan pada nosel serat saluran oli.
2. Lebih Boros Bahan Bakar
Harga BBM tengah melonjak cukup tajam, jika Anda tidak ingin boros pengeluaran BBM setiap hari, maka sebaiknya segeralah mengganti oli.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

