Iklan RBTV

Kendaraan Listrik Mulai Dikenakan Pajak, Apakah Penjualan Menurun?

Kendaraan Listrik Mulai Dikenakan Pajak, Apakah Penjualan Menurun?

Mobil dan motor listrik akan dikenakan pajak kendaraan.--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri sudah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026 yang membuka peluang pengenaan pajak kendaraan listrik oleh pemerintah daerah (Pemda). 

Sontak saja kebijakan ini langsung menuai sorotan karena dinilai berpotensi akan menghambat percepatan elektrifikasi kendaraan di Tanah Air.

Kebijakan pemerintah terkait pajak kendaeaan listrik ini pun dinilai kontraproduktif oleh lembaga INDEF Green Transition Initiative (INDEF GTI). Yang mana akan mendorong adopsi kendaraan listrik secara masif. 

Terlebih, langkah ini juga muncul di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) yang masih tinggi.

Melansir dari beberapa sumber, dikatakan Kepala Center of Industry, Trade and Investment INDEF, Andry Satrio Nugroho, jika pencabutan kepastian bebas pajak justru berpotensi membuat masyarakat enggan beralih ke mobil listrik.

Padahal insentif masih sangat dibutuhkan untuk mempercepat penetrasi kendaraan ramah lingkungan tersebut.

BACA JUGA:Daftar Harga Toyota Dyna Terbaru 2026, Cek juga DP dan Simulasi Kredit

Disampaikan juga oleh Andry Satrio Nugroho, jika pemerintah sebelumnya sudah mendorong elektrifikasi kendaraan sebagai strategi utama mengurangi ketergantungan terhadap BBM.

“Bahkan, Presiden Prabowo telah mengumumkan rencana produksi sedan listrik sebagai bagian dari proyek strategis nasional. Namun, ambisi besar tersebut membutuhkan pasar domestik yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan pajak baru justru bisa mengganggu daya serap pasar terhadap kendaraan listrik.

Padahal dalam tiga tahun terakhir, investasi kendaraan listrik di Indonesia tercatat mencapai USD 2,73 miliar atau sekitar Rp 44,23 triliun. 

Namun dengan ketidakpastian regulasi, termasuk kebijakan pajak yang diserahkan ke daerah, dinilai berisiko menahan laju investasi tersebut.

“Jika ketidakpastian regulasi terus berlangsung, saya khawatir investor mobil listrik malah beralih ke negara yang semakin agresif memberi insentif seperti Vietnam,” tegasnya.

BACA JUGA:Angsuran Toyota Yaris Mulai Rp 7 Jutaan er Bulan, Segini DP yang Harus Dibayar

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: