Iklan RBTV

Panduan Memadamkan Api pada Mobil Listrik: Mengapa Alat Pemadam Biasa Tidak Cukup?

Panduan Memadamkan Api pada Mobil Listrik: Mengapa Alat Pemadam Biasa Tidak Cukup?

--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Penjualan mobil listrik (electric vehicle/EV) terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia.

Seiring dengan itu, mulai muncul kekhawatiran terkait risiko mobil listrik terbakar, terutama karena baterai mobil listrik yang rentan mengalami kerusakan dan reaksi berantai. 

Sebab, banyak pengguna yang tahu jika memadamkan api pada mobil listrik membutuhkan penanganan khusus karena kebakaran baterai litium-ion akan menghasilkan oksigen sendiri dan suhu ekstrem, membuat APAR biasa tidak efektif. 

Lalu, bagaimana cara memadamkan api pada mobil Listrik? Langkah utama tentu saja adalah dengan mengevakuasi diri, menggunakan fire blanket khusus, atau memanggil petugas damkar karena risiko thermal runaway. 

BACA JUGA:Review Nmax 2026: Skutik Terbaik di Level Tertinggi, Berapa Harganya?

Panduan Memadamkan Api pada Mobil Listrik

APAR konvensional hanya bisa memadamkan api ringan di kabin, bukan pada baterainya. Lalu, mengapa APAR biasa tidak cukup? Berikut alasannya!

- Kebakaran Kimia dan Oksigen Mandiri

  • Baterai litium-ion saat terbakar akan melepaskan oksigen sendiri, sehingga APAR powder atau konvensional tidak bisa menghentikan api.

- Suhu Ekstrem

  • Kebakaran baterai biasanya akan mencapai suhu yang sangat tinggi, sehingga kondisi ini bisa saja melampaui kemampuan APAR konvensional untuk mendinginkan atau memadamkan.

- Thermal Runaway

  • Api dapat menjalar kembali meski sempat padam, karena sel baterai satu per satu ikut terbakar. 

BACA JUGA:Kenapa AC Mobil Tiba-tiba Tidak Dingin Saat Cuaca Panas Terik? Ini 5 Komponen yang Wajib Dicek

Panduan Memadamkan Api Mobil Listrik

Berikut ini adalah panduan memadamkan api pada mobil Listrik yang terbakar:

1. Evakuasi Segera

  • Selalu utamakan keselamatan nyawa, jadi Anda harus menepi dan keluar dari mobil.

2. Jangan Buka Kap Mesin

  • Jika asap berasal dari bawah, maka disarankan untuk tidak membuka kap mesin. Hal ini agar api tidak mendapat suplai udara segar.

3. Gunakan Fire Blanket

  • Gunakan selimut api (fire blanket) untuk menutup mobil dan membatasi oksigen. Ini merupakan metode paling efektif.

4. APAR CO2 atau Khusus

  • Jika api masih kecil, Anda bisa menggunakan APAR CO2 untuk memotong arus listrik. Jangan menyemprot langsung ke baterai jika api sudah besar.

5. Panggil Damkar

  • Segera hubungi dinas pemadam kebakaran dan informasikan bahwa itu adalah mobil listrik. 

Sebagai catatan penting, pemadaman baterai EV sering membutuhkan ribuan liter air untuk mendinginkan sel secara total.

BACA JUGA:Kenapa AC Mobil Tiba-tiba Tidak Dingin Saat Cuaca Panas Terik? Ini 5 Komponen yang Wajib Dicek

Penyabab Mobil Listrik Kebakaran

  • Kebakaran pada mobil listrik sebagian besar disebabkan oleh gangguan pada sel baterai. Beberapa faktor utama: 

- Overheating dan Reaksi Kimia

  • Suhu tinggi bisa memicu reaksi berantai yang dikenal sebagai fenomena thermal runaway, di mana baterai mobil listrik bisa mencapai suhu hingga 1.200 derajat Fahrenheit, melepaskan panas ekstrem, uap, dan gas. 

- Benturan Keras atau Kecelakaan

  • Adanya benturan yang keras atau kecelakan berpotensi bisa menyebabkan mobil terbakar, terutama saat sel baterai rusak dan menimbulkan korsleting. 

- Cacat Produksi

  • Tidak bisa dipungkiri, mobil listri adalah buatan manusia. Semaksimal apapun itu bukan tidak mungkin jika akan tetap ada celah cacat pada saat proses produksi. Sebagai contoh, pada kasus EQE di Korea Selatan, baterai produksi Farasis Energy memicu kebakaran serius.  

- Mobil di Garasi

  • Beberapa kejadian mobil listrik terbakar saat parkir di dalam rumah atau basement.

BACA JUGA:Kendaraan Listrik Mulai Dikenakan Pajak, Apakah Penjualan Menurun?

Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

 

(Putri Nurhidayati)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: