5 Cara Merawat Mobil Murah LCGC Agar Mesin Awet dan Irit Bahan Bakar
--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Bagaimana cara merawat Low Cost Green Car atau mobil LCGC yang dikenal sebagai kendaraan yang hemat bahan bakar, ramah lingkungan, dan terjangkau secara harga.
Di Indonesia, mobil ini sangat diminati oleh masyarakat, terutama untuk penggunaan harian di perkotaan. Karena dirancang efisiensi dan performa.
Namun tak hanya itu, selain performa dan efisiensi mobil ini juga terkenal dengan keiritannya. Namun, semua keunggulan ini sangat tergantung pada bagaimana Anda merawat mesin mobil LCGC tersebut.
BACA JUGA:Simulasi Kredit Mobil Toyota Fortuner, DP Ringan Angsuran Mulai Rp 12 Jutaan per Bulan
Tips Merawat Mesin Mobil LCGC Supaya Tetap Irit dan Efisien
1. Rutin Ganti Oli Mesin Sesuai Jadwal
Oli mesin adalah pelumas utama yang menjaga komponen mesin tidak cepat aus akibat gesekan.
Jadi, jika Anda telat mengganti oli, maka gesekan antar komponen akan meningkat dan membuat mesin cepat panas, performa menurun, dan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.
Selain itu, mobil LCGC yang irit juga bisa menjadi boros hanya karena Anda abai soal oli ini. Idealnya, oli diganti setiap 5.000–10.000 km tergantung jenis oli dan kondisi pemakaian.
Namun, jangan hanya mengandalkan kilometer, tapi juga perhatikan waktu penggunaan. Jika mobil jarang digunakan namun sudah 6 bulan lebih sejak terakhir ganti oli, sebaiknya tetap ganti. Gunakan juga oli yang sesuai dengan spesifikasi pabrik supaya mesin tetap efisien.
BACA JUGA:4 Rekomendasi Motor Bebek Paling Kuat di Tanjakan dan Irit BBM 2026, Nyaman untuk Perjalanan
2. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi
Meskipun tergolong mobil murah, namun bukan berarti Anda bisa asal isi bahan bakar. Pabrikan biasanya menyarankan penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan tertentu, seperti RON 92 (Pertamax) untuk hasil pembakaran yang lebih sempurna.
Menggunakan bahan bakar dengan oktan lebih rendah bisa menurunkan efisiensi pembakaran dan menyebabkan knocking.
Jika proses pembakaran tidak sempurna, maka tenaga mesin jadi kurang optimal, konsumsi BBM meningkat, dan emisi gas buang jadi lebih tinggi. Akibatnya, tujuan LCGC sebagai mobil ramah lingkungan pun gagal tercapai.
BACA JUGA:Tabel Simulasi Kredit Mobil Toyota Raize, DP Mulai Rp 50 Jutaan
3. Jangan Biarkan Mesin Panas Berlebih
Ingat, overheating adalah musuh utama mesin, termasuk pada mobil LCGC. Jika mesih terlalu panas hal ini bisa menyebabkan kerusakan komponen penting seperti gasket, piston, atau bahkan blok mesin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


