Suhu 50 derajat, Jemaah Haji Bengkulu Lontar Jumrah Malam Hari
Jemaah haji Bengkulu sedang disibukan untuk ibadah lempar jumrah--
ARAB SAUDI, RBTVCamkoha.com - Mengikuti arahan dari PPIH Arab Saudi untuk agenda lontar jumrah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Bengkulu mengingatkan seluruh jemaah Haji Provinsi Bengkulu tidak melakukan aktivitas di luar ruangan pada siang hari.
Termasuk untuk jumrah ULA, jumrah wustha dan jumrah aqabah di Mina yang umumnya dilakukan pada siang hari, diganti malam hari sesuai anjuran dari PPIH Arab Saudi.
Hal ini dikarenakan suhu di Arab Saudi yang semakin ektrim mencapai 50 derajat Celcius pada siang hari, dan kondisi ini rentan membuat daya tahan tubuh menurun drastis yang disebabkan dehidrasi dan beberapa efek lain sehingga berbahaya bagi Jemaah beraktivitas di luar tenda.
BACA JUGA:Cara Mengamalkan Sholawat Penarik Rezeki Paling Kuat, Rasakan Keajaibannya
Petugas Kesehatan Haji Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto mengatakan saat ini petugas medis mengawasi ketat aktivitas seluruh jemaah agar tak beraktivitas di luar tenda.
Kalaupun beraktivitas di luar tenda, jemaah wajib mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti payung, membasahi penutup kepala dan membawa stok air minum agar tak dehidrasi.
BACA JUGA:6 Tanda Akhir Zaman Mulai Muncul, Ada Pemimpin yang Zalim dan Perperangan Dahsyat
"Untuk ibadah lontar jumrah dilaksanakan pada malam hari atau setelah matahari terbenam, dan jemaah pun diwajibkan untuk mengkonsumsi oralit serta mengkonsumsi air minum minimal setiap 15 menit," ujar Kurniawan Arianto, Jumat (29/5).
Nico Relius
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

