Jasad Belqis Remaja Mukomuko Ditemukan Mengapung di Laut Pantai Badri
Jasad Belqis, pelajar Mukomuko yang tenggelam berhasil ditemukan.--
MUKOMUKO, RBTVCamkoha.com – Upaya pencarian terhadap Belqis (13), pelajar SMP yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Badri, Kecamatan Kota Mukomuko, akhirnya membuahkan hasil pada hari kedua pencarian, Kamis (11/6).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah jasadnya mengapung di permukaan laut.
Jasad warga Desa Pondok Batu tersebut berhasil dievakuasi pada sore hari sekitar pukul 17.15 WIB oleh warga dan tim SAR gabungan.
BACA JUGA:85 Desa di Seluma Bakal Gelar Pilkades Serentak pada 2027
Penemuan ini mengakhiri operasi SAR yang telah berlangsung sejak Rabu (10/6) lalu. Jasad Belqis pertama kali terlihat oleh warga dan tim SAR gabungan yang menyisir area perairan. Saat ditemukan, posisi jasad korban sudah mengapung di laut, tidak jauh dari lokasi pencarian.
Kepala Desa Pondok Batu, Joni Susandra, membenarkan informasi warganya yang hilang telah ditemukan.
"Benar, alhamdulillah korban sudah ditemukan sore ini sekitar pukul 17.15 WIB. Jasadnya timbul di permukaan laut dan yang pertama kali melihat serta mengevakuasi adalah warga kita sendiri yang ikut melakukan pencarian sejak kemarin. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian seluruh warga dan tim gabungan," kata Joni Susandra.
Sebelum ditemukan, Tim SAR gabungan memang telah memperluas area pencarian pada hari kedua ini. Kendala cuaca dan dinamisnya arus laut sempat membuat tim harus memutar otak dan membagi sektor penyisiran secara ketat.
BACA JUGA:Syarat Cairkan Dana Rp 25 Juta di BNI Fleksi Aktif, Cek Tabel Angsuran per Bulannya
Danpos Basarnas Mukomuko, M. Apriyanto, mengatakan bahwa sebelum jasad korban ditemukan timbul, pihaknya menerapkan dua metode penyisiran secara masif hingga radius 5 kilometer ke arah kanan dan kiri dari titik awal dilaporkan hilang.
"Hari ini tekniknya ada dua. Satu penyisiran ke laut menggunakan perahu karet, satunya lagi penyapuan darat di sepanjang bibir pantai. Radius pencarian memang kami perluas sampai ke arah Pasar Sebelah dan SP 10. Bersyukur, sore ini dengan bantuan warga, korban akhirnya bisa ditemukan," ungkap M. Apriyanto.
"Awalnya kita telah mempersiapkan perahu cepat untuk menyisir perairan. Namun, disaat perahu sudah diturunkan dan kami mendapatkan info kalau korban ditemukan. Berdasarkan laporan, korban ditemukan kurang lebih 100 hingg 200 meter dari tempat korban tenggelam." jelas Danpos.
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi dari laut dan langsung dibawa ke rumah duka di Desa Pondok Batu untuk diserahkan kepada pihak keluarga agar bisa segera dimakamkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

