Iklan RBTV

Ba'da Zuhur, Arak - Arakan Tabut Tebuang Dimulai Menuju Karbela

Ba'da Zuhur, Arak - Arakan Tabut Tebuang Dimulai Menuju Karbela

Siang ini tabut dibuang--

BENGKULU, RBTVCamkoha.com - Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) Bencoolen Bengkulu menjadwalkan pelepasan arak - arakan Tabut tebuang dilaksanakan hari ini (25/6) pukul 13.00 Wib atau setelah pelaksanaan salat Zuhur.

Seluruh KKT Bencoolen nantinya akan melaksanakan salat Zuhur berjemaah di Masjid Al Muhajirin Kelurahan Pasar Melintang, lalu kembali ke lokasi Tabut di Tugu Dhol di Jalan Ahmad Yani Kota Bengkulu.

Arak - arakan Tabut Tebuang akan melalui rute yang selama ini telah baku digunakan, yakni dari Tugu Dhol menuju ke arah Masjid Jamik. Selanjutnya masuk ke jalan Suprapto, hingga ke Bundaran Fatmawati.

BACA JUGA:Malam Puncak Tabut, Pemerintah Pusat Apresiasi Bengkulu Terus Pertahankan Budaya

Lalu arak - arakan Tabut Tebuang melintasi kawasan Belungguk Point hingga sampai ke Simpang Sekip. Kemudian Tabut akan masuk ke simpang Karbela hingga menuju pemakaman Syech Burhanudin (Imam Senggolo).

Ketua KKT Bencoolen, Achmad Syafril membenarkan dimulainya arak - arakan Tabut Tebuang dilaksanakan hari ini, 10 Muharram, yang jadwalnya setelah pelaksanaan salat Zuhur berjemaah.

"Kami KKT Bencoolen Bengkulu akan melaksanakan salat Zuhur berjemaah terlebih dahulu, hingga setelahnya baru mengarak Tabut menuju Padang Karbela. Doakan pembuangan Tabut di 10 Muharram ini berlancar lancar," ungkap Syafril.

BACA JUGA:Oknum Penebang Pohon di Pantai Panjang Mangkir, Pj Sekda Instruksi Kirim Surat Kedua atau Jemput Paksa

Sebelumnya pada malam 10 Muharram atau pada Rabu (25/6) malam, sebanyak 17 Tabut Sakral berkumpul di Tugu Dhol, yakni tepatnya dari depan Bank Indonesia hingga sampai depan Polresta Kota Bengkulu.

Suasana Tabut Besanding berjalan cukup lancar, mengingat cuaca cerah sejak sore walau sempat diguyur hujan beberapa saat. Begitu juga dengan antusiasme warga untuk melihat langsung Tabut Besanding cukup tinggi.

Ritual Tabut yang telah dilaksanakan oleh KKT Bencoolen Bengkulu dimulai sejak 1 Muharram 1448 Hijriah, yakni dengan Mengambik Tanah. Kemudian dilanjutkan dengan Duduk Penja pada 3 dan 4 Muharram Menjara pada 5 dan 6 Muharram.

Kemudian Arak Jari - Jari pada 7 Muharram, Arak Sorban pada 8 Muharram hingga Tabut Naik Pangkek pada 9 Muharram siang hingga sore hari. Setelah Tabut Besanding pada malan harinya, dilanjutkan siang 10 Muharram Tabut Tebuang

Tujuan utama tradisi Tabut di Bengkulu ini untuk mengenang syahidnya cucu Baginda Rasulullah SAW, yakni Imam Husein Bin Ali di Padang Karbela, Irak. Peristiwa syahidnya Imam Husein ini terjadi pada 10 Muharram 61 Hijriah atau tahun 680 Masehi.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: