Iklan RBTV

Pamit Cari Ikan di Sungai, Warga Mukomuko Ditemukan Meninggal Dunia

Pamit Cari Ikan di Sungai, Warga Mukomuko Ditemukan Meninggal Dunia

Proses evakuasi warga Mukomuko yang tewas saat cari ikan.--

MUKOMUKO, RBTVCamkoha -  Kabar duka datang dari Kecamatan V Koto Kabupaten Mukomuko. Warga Desa Lalang Luas dan Lubuk Cabau masih diliputi rasa sedih setelah salah satu warganya ditemukan tewas tenggelam di Sungai Air Manjuto, Sabtu malam, 11 Juli 2026.

Korban atas nama Darmis, 37 tahun. Pria asal Desa Lalang Luas itu menghembuskan napas terakhir di dalam sebuah lubuk yang dikenal warga memiliki kedalaman sekitar 4 meter dan aliran terowongan di bawah permukaan air.

Kronologi kejadian berawal sekitar pukul 19.30 WIB. Darmis pamit dari rumah bersama dua temannya, Rikson dan Nastion. Mereka bertiga berencana mencari ikan ke Sungai Air Manjuto yang masuk wilayah Desa Lubuk Cabau.

BACA JUGA:Inilah 4 Tim yang Lolos Semifinal Piala Dunia 2026, Siapakah yang Bakal Angkat Trofi?

Sekitar pukul 21.00 WIB, ketiganya turun ke sebuah lubuk. Nahas, hanya Rikson dan Nastion yang berhasil naik ke permukaan. Darmis tak terlihat lagi setelah menyelam.

Panik, kedua temannya sempat menyelam dan mencari ke sekitar lokasi. Karena tidak membuahkan hasil, mereka akhirnya berlari ke kampung untuk meminta tolong warga dan melapor ke pihak terkait.

Tim gabungan warga dan aparat pun langsung turun ke lokasi. Pencarian berlangsung dramatis. Baru sekitar pukul 23.50 WIB, tubuh Darmis ditemukan oleh warga yang ikut menyelam. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa di dalam lubuk yang ada terowongannya itu. Jenazah kemudian dibawa ke darat untuk diserahkan ke keluarga.

BACA JUGA:Hasil Argentina Vs Swiss: La Albiceleste Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Kapolsek V Koto, Ipda A. Indra Wicaksana, SE, mewakili Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut laporan diterima tak lama setelah korban dinyatakan hilang.

“Begitu dapat laporan, anggota langsung ke TKP bareng warga. Alhamdulillah korban ketemu sekitar jam setengah 12 malam, tapi kondisinya sudah meninggal. Kami imbau masyarakat, kalau mau cari ikan apalagi malam hari, tolong lebih hati-hati. Apalagi di lubuk dalam yang ada arus bawah, risikonya besar sekali,” jelas Kapolsek.

Duka yang sama juga disampaikan Kepala Desa Lalang Luas, Aman Zikri. Ia berharap keluarga korban diberi kekuatan.

“Kami atas nama pemerintah desa turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga tabah menghadapi cobaan ini. Ini jadi pelajaran buat kita semua, utamakan keselamatan dulu kalau beraktivitas di sungai, jangan lengah,” ungkap Kades.

 

Dwi Anggi Saputra

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: