Iklan RBTV

Kenapa Mobil Hybrid Lebih Irit Saat Macet? Rahasianya Ada pada Sistem Ini

Kenapa Mobil Hybrid Lebih Irit Saat Macet? Rahasianya Ada pada Sistem Ini

--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Pernah memperhatikan mengapa mobil hybrid sering disebut lebih hemat bahan bakar, terutama saat menghadapi kemacetan di jalan?

Sekilas memang terdengar aneh, logikanya semakin sering berhenti dan berjalan perlahan, semakin boros pula konsumsi bahan bakar, namun pada mobil hybrid justru yang terjadi adalah sebaliknya.

Hal ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan hasil dari perpaduan beberapa teknologi yang dirancang untuk bekerja secara efisien, khususnya di kondisi lalu lintas padat.

Saat kendaraan sering berhenti dan kembali melaju, sistem hybrid mampu memanfaatkan energi yang biasanya terbuang sehingga penggunaan bahan bakar menjadi jauh lebih hemat.

BACA JUGA:Daftar Harga Mobil BYD Juli 2026, Masih Ada yang di Bawah Rp 200 Juta

Teknologi Efisiensi Mobil Hybrid

Beberapa teknologi yang menjadi kunci efisiensi mobil hybrid antara lain:

* Motor listrik sebagai penggerak utama

Saat mobil melaju dengan kecepatan rendah atau merayap di tengah kemacetan, motor listrik mengambil alih tugas menggerakkan kendaraan, pada kondisi ini mesin bensin tidak selalu aktif sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan secara signifikan.

Motor listrik juga memiliki karakteristik torsi instan, artinya mobil dapat bergerak dengan halus sejak awal tanpa harus mengandalkan putaran mesin bensin yang lebih boros saat kecepatan rendah.

BACA JUGA:Daftar Harga Ban Motor Juli 2026, Paling Murahnya Segini

* Regenerative Braking yang memanfaatkan energi pengereman

Ketika pengemudi menginjak pedal rem atau mengurangi kecepatan, sebenarnya terdapat energi yang biasanya hilang begitu saja dalam bentuk panas, pada mobil hybrid energi tersebut tidak dibiarkan terbuang.

Melalui teknologi Regenerative Braking, energi dari proses deselerasi diubah menjadi listrik dan disimpan kembali ke dalam baterai, nantinya energi tersebut akan digunakan lagi untuk membantu menggerakkan mobil sehingga baterai dapat terisi tanpa harus selalu mengandalkan pengisian dari luar.

BACA JUGA:Update Daftar Harga Mobil PHEV Juli 2026, Paling Murah Segini

* Auto Start-Stop System yang mengurangi pemborosan

Saat mobil berhenti total misalnya ketika lampu merah atau kemacetan panjang, mesin bensin akan mati secara otomatis. Meski begitu berbagai sistem kelistrikan seperti AC, lampu, hingga perangkat hiburan tetap berfungsi berkat pasokan daya dari baterai.

Begitu pengemudi kembali menginjak pedal gas, mesin akan menyala secara otomatis atau motor listrik langsung menggerakkan kendaraan sesuai kebutuhan, proses ini berlangsung cepat dan hampir tidak terasa oleh pengemudi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: