Iklan RBTV

Kawal Program PSR, Dinas Pertanian Seluma Genjot Validasi Data Kebun Sawit Rakyat

Kawal Program PSR, Dinas Pertanian Seluma Genjot Validasi Data Kebun Sawit Rakyat

--

BOGOR, RBTVCamkoha.com - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menggelar pertemuan penting untuk memperkuat pengawasan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). 

Kegiatan bertajuk "Pembinaan, Pemantauan, dan Evaluasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Tahun 2026 Gelombang II" ini berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (17-18 Juli 2026), di Bigland Hotel Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan strategis ini diinisiasi langsung oleh Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Perkebunan, Dr. Iim Mucharam, S.P., M.P.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mengawal keberlanjutan industri sawit nasional, khususnya pada sektor perkebunan rakyat.

Penyelenggaraan evaluasi ini merujuk pada amanat regulasi terbaru, yaitu Pasal 53, 54, dan 55 Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 05 Tahun 2025.

BACA JUGA:Nobar Final Piala Dunia 2026, Kawasan Simpang 5 Kota Bengkulu Tutup Total Sejak Pukul 8 Malam

Peraturan tersebut mengatur tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan, Peremajaan, serta Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit.

Berdasarkan aturan ini, pembinaan dan pemantauan berkala wajib dilakukan agar program peremajaan berjalan tepat sasaran.

Selain menjadi wadah pembinaan, pertemuan ini juga difokuskan pada validasi data di lapangan. Seluruh peserta yang hadir, termasuk para petugas data, diminta untuk melakukan pemutakhiran (update) data secara digital melalui lembar kerja Googlesheet.

Data yang diperbarui mencakup rekam jejak pelaksanaan program peremajaan kelapa sawit pekebun selama sembilan tahun terakhir, tepatnya dari tahun 2017 hingga tahun 2026. 

Sinkronisasi data ini dinilai krusial untuk menentukan arah kebijakan PSR pada gelombang dan tahun berikutnya.

Melalui pengawasan ketat dan pemutakhiran data yang transparan, Kementerian Pertanian berharap produktivitas kelapa sawit milik pekebun swadaya dapat meningkat secara signifikan dan berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait