Iklan RBTV

Kenali Penyebab Penyakit Demam Berdarah agar Bisa Mencegahnya

Kenali Penyebab Penyakit Demam Berdarah agar Bisa Mencegahnya

--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi salah satu penyakit yang sering muncul, terutama saat musim hujan.

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, penting memahami penyebab demam berdarah agar kita bisa melakukan pencegahan lebih awal.

BACA JUGA:Cara Mendapatkan Manfaat Pepaya untuk Kesehatan, Cek Ulasannya Berikut

Penyebab Penyakit Demam Berdarah

Berikut beberapa penyebab utama dan faktor yang membuat risiko penularan demam berdarah semakin tinggi:

1. Virus dengue sebagai penyebab utama

Demam berdarah terjadi karena infeksi virus dengue, virus ini terdiri dari empat jenis atau serotipe, yaitu DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4.

Seseorang yang pernah terinfeksi salah satu jenis virus akan memiliki kekebalan terhadap jenis tersebut, namun kekebalan itu tidak berlaku untuk tiga jenis lainnya. 

Itulah sebabnya seseorang tetap bisa mengalami demam berdarah lebih dari satu kali jika terinfeksi serotipe yang berbeda.

BACA JUGA:Perlu Tahu, Ini Manfaat Daun Pandan untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

2. Nyamuk Aedes sebagai perantara penularan

Virus dengue tidak berpindah langsung dari satu orang ke orang lain, penularannya terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang telah membawa virus, selain itu Aedes albopictus juga dapat menjadi penyebar, meskipun perannya tidak sebesar Aedes aegypti.

Nyamuk ini umumnya aktif mencari makan pada pagi hari setelah matahari terbit dan menjelang sore hari, penting untuk tetap waspada pada waktu-waktu tersebut, terutama saat berada di lingkungan yang banyak terdapat nyamuk.

BACA JUGA:Rahasia Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan, Begini Cara Mengolahnya

3. Lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk

Kondisi lingkungan sangat berpengaruh terhadap penyebaran demam berdarah, genangan air bersih yang dibiarkan terlalu lama dapat menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk bertelur.

Contohnya adalah bak mandi, pot bunga, ember, talang air, hingga kaleng atau botol bekas yang menampung air hujan.

Menjaga kebersihan lingkungan menjadi salah satu cara paling efektif untuk mengurangi jumlah nyamuk, penerapan kebiasaan 3M yaitu, menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk, sangat membantu dalam menekan risiko penyebaran DBD.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: