Syarat Pinjaman KUR dan Non KUR di Bank Mandiri
--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Bank Mandiri menyediakan berbagai pilihan pinjaman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, secara umum pinjaman tersebut terbagi menjadi dua kategori, yaitu KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan pinjaman Non-KUR.
Meski sama-sama bisa dimanfaatkan untuk memperoleh tambahan dana, keduanya memiliki tujuan, persyaratan, serta sasaran penerima yang berbeda.
Agar tidak salah persepsi, berikut gambaran singkat mengenai syarat masing-masing jenis pinjaman.
BACA JUGA:Pinjam KSM Mandiri Rp 50 Juta, Angsurannya Berapa? Ini Simulasinya
KUR Bank Mandiri
KUR merupakan program pembiayaan yang didukung pemerintah untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar lebih mudah mendapatkan modal usaha maupun dana investasi.
Program ini ditujukan bagi usaha yang produktif dan layak berkembang, tetapi belum memiliki agunan yang memadai atau masih terbatas.
Untuk mengajukan KUR, calon peminjam harus memiliki usaha yang sudah berjalan minimal enam bulan.
Selain itu usaha tersebut perlu memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha dari pejabat yang berwenang, identitas diri juga wajib disiapkan seperti e-KTP atau surat keterangan pembuatan e-KTP.
Apabila nilai pinjaman yang diajukan melebihi Rp50 juta, pemohon juga harus melampirkan NPWP, sementara itu calon penerima KUR tidak boleh sedang memiliki kredit komersial dengan angka di atas Rp20 juta.
Bank Mandiri menyediakan beberapa jenis KUR, mulai dari KUR Super Mikro, KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia, hingga KUR Khusus.
Penyaluran KUR juga lebih diprioritaskan kepada sektor-sektor produktif, seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi, pariwisata, jasa produksi, hingga sektor usaha produktif lainnya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.
BACA JUGA:Cara Mengetahui Akun Livin' by Mandiri Terblokir dan Cara Mengatasinya
Pinjaman Non-KUR Bank Mandiri
Selain KUR, Bank Mandiri juga memiliki berbagai pilihan pinjaman komersial atau Non-KUR, seperti Kredit Serbaguna, Kredit Multiguna, maupun kredit mikro.
Jenis pinjaman ini umumnya digunakan untuk kebutuhan usaha, konsumtif, maupun keperluan pribadi sesuai ketentuan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


