Iklan RBTV

Hanya 11 Kelompok Tani di Lebong Disetujui Terima Program Oplah 2026

Hanya 11 Kelompok Tani di Lebong Disetujui Terima Program Oplah 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong, Silvia Evawani Elisa--

LEBONG, RBTVCamkoha.Com- Usulan Pemerintah Kabupaten Lebong dalam Program Optimalisasi Lahan (Oplah) ke kementerian Pertanian hanya disetujui untuk 11 kelompok petani ditahap Pertama.

Pemkab Lebong memastikan usulan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) Tahun 2026 yang diajukan kepada Kementerian Pertanian tidak seluruhnya disetujui. Dari usulan sebelumnya sebanyak 5.000 hektare, hanya 200 Hektare yang disetujui.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong, Silvia Evawani Elisa, menjelaskan bahwa tidak seluruh usulan dapat diakomodasi karena harus menyesuaikan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan pemerintah pusat.

BACA JUGA:Penyesuaian UU KUHP Baru, Kejari Bengkulu Serahkan Legal Opinion Penataan Perda ke Pemkot dan DPRD

Salah satu ketentuan dalam program tersebut adalah kelompok tani yang telah menerima bantuan serupa pada 2024 dan 2025 tidak lagi dapat menerima bantuan Oplah pada tahun 2026. Karena itu, pada tahap pertama hanya 11 kelompok tani yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai penerima.

“Adapun juklak juknisnya, disitu tertera bahwa yang telah menerima kegiatan oplah di tahun 2024 dan 2025, tidak bisa lagi mendapat bantuan yang sama di tahun 2026,” jelasnya.

Sementara itu, pada tahap berikutnya direncanakan tiga kelompok tani lainnya akan memperoleh bantuan. Dengan demikian, total penerima Program Oplah 2026 di Kabupaten Lebong mencapai 14 kelompok tani.

BACA JUGA:Rumah Warga Pasar Talo di Lalap Si Jago Merah

Seluruh anggaran program akan langsung ditransfer oleh pemerintah pusat ke rekening masing-masing kelompok tani. Total anggaran yang dialokasikan untuk dua tahap pelaksanaan ini ialah Rp.1,358 miliar.

“Berbeda di tahun kemarin, kalau dulu pptknya berasal dari dinas provinsi kalau sekarang langsung dari pusat kementerian,”ungkapnya.

Pada tahap pertama, pembangunan jaringan irigasi akan mencakup lahan seluas 200 hektare. Sedangkan pada tahap kedua, pembangunan akan dilakukan pada lahan seluas 96 hektare.

Silvia Evawani Elisa berharap program tersebut mampu membantu petani mengoptimalkan lahan pertanian sehingga produktivitas pertanian di Kabupaten Lebong dapat terus meningkat.

Untuk di ketahui Program Oplah ini merupakan program Kementerian Pertanian yang memberikan bantuan anggaran kepada kelompok tani untuk membangun jaringan irigasi secara swakelola, yang diharapkan dapat mendukung meningkatnya produktivitas lahan pertanian.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: