Iklan RBTV

Waspada Gempa Bumi: Kenali Daerah Rawan dan Cara Tetap Aman saat Gempa

Waspada Gempa Bumi: Kenali Daerah Rawan dan Cara Tetap Aman saat Gempa

Apa yang harus Anda lakukan jika terjadi gempa?--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik, sehingga gempa bumi menjadi salah satu bencana alam yang cukup sering terjadi. Meski tidak bisa memprediksi kapan gempa akan datang, namun kita bisa mempersiapkan diri agar tetap tenang dan tahu apa yang harus dilakukan. 

Dengan memahami daerah yang rawan gempa dan langkah yang tepat saat gempa terjadi, risiko cedera maupun kerugian dapat dikurangi. Berikut beberapa wilayah di Indonesia yang dikenal rawan terjadinya gempa.

- Pulau Sumatera 

Sepanjang jalur Patahan Semangko dan zona subduksi di bagian barat Sumatera, menjadi wilayah yang sering mengalami aktivitas gempa karena pergerakan lempeng tektonik.

- Pulau Jawa dan Bali

Bagian selatan Jawa berada di atas zona megathrust yang aktif. Sementara beberapa daerah di daratan juga dilalui sesar aktif yang berpotensi memicu gempa.

- Nusa Tenggara

Kawasan ini berada di jalur busur kepulauan vulkanik dan tektonik aktif sehingga aktivitas gempa cukup sering terjadi.

BACA JUGA:Ancaman Gempa Megathrust Ada di Indonesia, Begini Upaya Mitigasi yang Harus Dilakukan!

- Sulawesi, Maluku, dan Papua 

Wilayah ini memiliki kondisi geologi yang sangat kompleks karena menjadi tempat pertemuan beberapa lempeng bumi serta banyak sesar aktif di daratan maupun laut.

Saat gempa berlangsung, hal yang paling penting adalah tetap tenang dan tidak panik. Jika sedang berada di dalam rumah, segera berlindung di bawah meja yang kokoh agar terlindungi dari benda-benda yang mungkin jatuh. 

Lindungi kepala menggunakan tangan, tas, atau bantal jika memungkinkan. Usahakan menjauh dari kaca, lemari tinggi, rak, maupun benda lain yang berisiko roboh.

Apabila gempa terjadi saat Anda berada di luar ruangan, segera bergerak menuju area yang lebih terbuka. Hindari berdiri di dekat bangunan, tiang listrik, pohon besar, papan reklame, atau jembatan karena benda-benda tersebut dapat roboh atau runtuh saat gempa berlangsung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: