Iklan RBTV

Pedagang Bendera di Bengkulu Utara Lesu, Omzet Turun 60 Persen

Pedagang Bendera di Bengkulu Utara Lesu, Omzet Turun 60 Persen

Saepudin, pedagang bendera merah putih di Arga Makmur, Bengkulu Utara--

BENGKULU UTARA, RBTVCamkoha.com - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pedagang bendera dan pernak-pernik merah putih di Kabupaten Bengkulu Utara lesu.

Kondisi tersebut dirasakan pedagang bendera yang berjualan di kawasan Bundaran Kota Arga Makmur bernama Saepudin yang mengaku omzet penjualannya tahun ini turun cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Saepudin, penurunan omzet berada di kisaran 50 hingga 60 persen. Padahal, pada tahun lalu omzet kotor dari penjualan bendera dan pernak-pernik kemerdekaan bisa mencapai lebih dari Rp20 juta.

“Turunnya cukup terasa jauh lah dibandingkan tahun lalu, ada 50 60 persen” ujar Saepudin kepada RBTV, Sabtu (15/08).

BACA JUGA:Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Umumkan Jika Harga TBS Kelapa Sawit Rp 3.409 per Kilogram

Sepinya penjualan tidak hanya terjadi pada pembelian masyarakat. Pesanan dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi pemerintah yang biasanya menjadi salah satu pembeli dalam jumlah besar, tahun ini disebut hampir tidak ada.

“Hampir tidak ada sekarang kalo pesanan dari kantor-kantor, kantor desa juga sepi. Mungkin karena sekarang apa-apa sepi ya, kegiatan juga sepi,” kata Saepudin.

Kondisi tersebut membuat pedagang harus mengandalkan pembeli dari kalangan masyarakat, sementara waktu menuju puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus semakin dekat.

Saepudin mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab turunnya penjualan tahun ini.

Namun, menurut pengamatannya, kemeriahan kegiatan HUT Kemerdekaan di tingkat kabupaten hingga desa juga terlihat lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA:Keluarga Korban Dugaan Rudapaksa Ucap Terima Kasih ke Polres Kaur, Minta Jaksa dan Hakim Hukum Berat Pelaku

Kondisi tersebut dinilai turut berdampak terhadap permintaan bendera dan berbagai pernak-pernik merah putih.

Meski demikian, Saepudin masih berharap penjualan dapat meningkat dalam beberapa hari terakhir menjelang 17 Agustus.

“Jualan ini cuma sampai besok, 16 agustus terakhir. Ya semoga masih ada tambahan penjualan,” tambah Saepudin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: