Iklan RBTV

Penyebab Macet Horor di Desa Talang Sali Jalan Lintas Bengkulu-Manna

Penyebab Macet Horor di Desa Talang Sali Jalan Lintas Bengkulu-Manna

--

SELUMA, RBTVCamkoha.com - Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang di jalan lintas Bengkulu-Manna, tepatnya di Desa Talang Sali, Kecamatan Seluma Timur, sejak Jumat pagi (21/8). 

Kemacetan parah ini sempat memicu isu di media sosial yang menyebutkan bahwa jembatan darurat di lokasi tersebut roboh.

Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh pihak pelaksana proyek. Penumpukan kendaraan terjadi murni karena adanya penutupan jalur secara total selama 6 jam, mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB dini hari.

BACA JUGA:Rincian Formasi Sekolah Kedinasan STMKG 2026, Ini Link Daftar

Aldi (30), salah satu pelaksana pekerjaan dari proyek perehaban Jembatan Talang Sali, menegaskan bahwa penutupan sementara tersebut merupakan bagian dari teknis pengerjaan demi keselamatan dan kelancaran proyek utama.

"Bukan roboh. Kemacetan panjang ini terjadi karena jembatan darurat sempat kami tutup untuk ditinggikan bantalannya. Hal ini harus dilakukan supaya mobil tidak tersangkut, dan  supaya para pekerja bisa lancar dan aman saat merakit besi bantalan jembatan baru yang akan dicor beton," terang Aldi.

BACA JUGA:Syarat Daftar Sekolah Kedinasan STMKG 2026, Lulus Bisa Jadi CPNS di BMKG

Selama proses peninggian tersebut, kendaraan bertonase berat seperti truk ekspedisi dilarang melintas.

Pihak kontraktor sengaja menambah besi penopang ekstra pada jembatan darurat terlebih dahulu untuk mengantisipasi risiko kecelakaan sebelum arus lalu lintas dibuka kembali dengan sistem buka-tutup.

Proyek infrastruktur vital di jalan nasional ini dikerjakan oleh CV. JS Brother dengan target penyelesaian selama 240 hari kalender.

Anggaran pembangunan ini bersumber dari APBN 2026 melalui Kementerian PU Dirjen Bina Marga Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), khususnya Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Bengkulu, dengan total nilai kontrak mencapai Rp6.474.295.349.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: