Iklan RBTV

Self Reward dan Perilaku Konsumtif, Batas Antara Apresiasi dan Keinginan

Self Reward dan Perilaku Konsumtif, Batas Antara Apresiasi dan Keinginan

Hati-hati, Self Reward bisa kebablasan menjadi perilaku konsumtif.--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Setelah menyelesaikan pekerjaan, mencapai target, atau melewati hari yang melelahkan, memberikan hadiah kepada diri sendiri sering dianggap sebagai bentuk apresiasi. 

Membeli makanan favorit, pakaian baru, atau barang yang sudah lama diinginkan menjadi beberapa cara yang dilakukan untuk memberikan kesenangan setelah berhasil melewati sesuatu.

Kebiasaan tersebut dikenal dengan istilah self reward. Memberikan penghargaan kepada diri sendiri pada dasarnya dapat menjadi hal positif karena bisa menjadi bentuk apresiasi atas usaha yang telah dilakukan. 

Namun, jika dilakukan terlalu sering dan selalu diwujudkan dengan membeli sesuatu, self reward juga dapat berkaitan dengan perilaku konsumtif.

Lantas, kapan self reward masih menjadi bentuk apresiasi diri dan kapan mulai berubah menjadi kebiasaan konsumtif?

Self Reward Bentuk Apresiasi Diri

Self reward adalah cara seseorang memberikan pujian atau penghargaan kepada dirinya sendiri setelah berhasil mencapai tujuan atau menyelesaikan sesuatu. 

Bentuknya tidak selalu berupa benda, tetapi juga bisa dilakukan dengan cara menikmati waktu luang, menjalankan hobi, beristirahat, atau melakukan kegiatan menyenangkan. 

Memberikan apresiasi kepada diri sendiri bisa membatu menjaga motivasi dan memberikan kepuasan emosional setelah melwati suatu proses. Karena hal itu, self reward sebenarnya bukan sesuatu hal yang perlu dihindari selama dilkukan secara wajar dan sesuai dengan apa yang telah dicapai.

BACA JUGA:Cara Alami Mencerahkan Ketiak yang Hitam dengan Bahan Sederhana di Rumah

Ketika Self Reward Berubah Menjadi konsumtif

Masalah dapat muncul ketika self reward mulai identik dengan membeli sesuatu. Keimginnan untuk membeli hadiah kepada diri sendiri bisa menjadi alasan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. 

Jika kebiasaan itu terus dilakukan, maka batas antara keinginan dan kebutuhan semakin sulit untuk dibedakan. 

Beberapa hal yang perlu diperhatikanagar self reward tidak berubah menjadi perilaku konsumtif:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: