Oarfish Muncul di Pantai Pink 3 Lombok, Ini Mitos Ikan Oarfish yang Beredar
Mitos Ikan Oarfish--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Suasana di kawasan Pantai Pink 3, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, mendadak ramai pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Kali ini bukan karena keindahan pantainya, tetapi karena warga menemukan seekor ikan berukuran besar dengan bentuk tubuh yang tidak biasa.
Ikan tersebut ditemukan terdampar, tubuhnya panjang dan pipih, sekilas terlihat seperti pita raksasa. Ikan langka ini kemudian diketahui sebagai oarfish.
BACA JUGA:Mitos Tanda Putih di Kuku: Benarkah Ada yang Rindu atau Menyukai Kita?
Oarfish merupakan salah satu ikan laut dalam, dikenal sebagai ikan bertulang terpanjang di dunia.
Bentuk tubuhnya sangat khas, berwarna keperakan, memanjang seperti pita, dan memiliki sirip punggung berwarna kemerahan yang membuat bentuknya sangat unik.
Habitat oarfish berada jauh di bawah permukaan laut. Ikan ini umumnya hidup di kedalaman ratusan meter, sehingga jarang sekali terlihat oleh manusia.
Karena itu, ketika tiba-tiba muncul di dekat pantai, kemunculannya tentu menarik perhatian.
Kemunculan ikan tersebut dikaitkan dengan mitosnya yang memang telah lama beredar, oarfish sering diselimuti oleh aura mistis.
Ada kepercayaan yang mengaitkan kemunculan ikan tersebut dengan tanda akan terjadinya gempa bumi, tsunami, atau bencana besar lainnya.
BACA JUGA:Mitos Tanda Lahir Putih: Benarkah Pertanda Keberuntungan?
Mitos ini salah satunya berkembang dalam cerita rakyat Jepang. Oarfish dikenal dengan nama Ryugu no tsukai, yang berarti “utusan dari istana dewa laut”, kemunculan ikan tersebut ke permukaan dianggap sebagai pesan atau peringatan dari laut.
Cerita itu kembali ramai ketika beberapa kemunculan oarfish pernah terjadi tidak jauh dari waktu terjadinya gempa besar, termasuk menjelang gempa dan tsunami Jepang pada 2011.
Secara ilmiah, belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa oarfish mampu mendeteksi atau menjadi penanda akan terjadinya gempa maupun tsunami. Para peneliti lebih melihat kemunculannya sebagai bagian dari kondisi biologis dan lingkungan laut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

