Iklan RBTV

Rajin Posting tapi Dagangan Masih Sepi? Bisa Jadi Ini Kesalahan Marketingnya

Rajin Posting tapi Dagangan Masih Sepi? Bisa Jadi Ini Kesalahan Marketingnya

Tips dan trik promosi usaha di Medsos.--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Sudah rutin membuat konten di media sosial, mengikuti tren, bahkan hampir setiap hari mengunggah postingan, tetapi penjualan belum juga meningkat?

Kondisi seperti ini cukup sering dialami pelaku usaha yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran.

Banyaknya konten yang diunggah memang penting untuk menjaga kehadiran sebuah bisnis di media sosial. Namun, rajin posting tidak otomatis membuat produk lebih mudah terjual.

Konten yang ramai dilihat juga belum tentu berujung pada pembelian. Karena itu, ketika penjualan masih sepi, pelaku usaha perlu mengevaluasi kembali strategi pemasaran yang digunakan.

1. Tidak Menentukan Target Audiens

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah membuat konten tanpa mengetahui secara jelas siapa calon pembelinya.

Konten yang dibuat untuk semua orang justru berisiko tidak terasa relevan bagi siapa pun. Produk yang menyasar mahasiswa tentu membutuhkan pendekatan berbeda dengan produk untuk ibu rumah tangga atau pekerja kantoran.

Sebelum membuat konten, pelaku usaha perlu memahami target konsumennya, mulai dari kebutuhan, kebiasaan, minat hingga masalah yang ingin mereka selesaikan. Dengan begitu, pesan yang disampaikan dapat dibuat lebih tepat sasaran.

BACA JUGA:Sederet Keunggulan KUR BRI 2026 untuk Modal dan Pengembangan Usaha

2. Terlalu Fokus Jualan

Kesalahan berikutnya adalah menjadikan hampir setiap unggahan sebagai promosi. Jika setiap konten hanya berisi harga, diskon, atau ajakan membeli, audiens bisa merasa bosan. Konten bisnis sebaiknya tidak hanya berbicara tentang produk. 

Pelaku usaha juga dapat membagikan tips, informasi yang berkaitan dengan produk, cerita dibalik usaha, pengalaman pelanggan, hingga konten yang menghibur.

Dengan demikian, akun tidak terasa seperti etalase jualan semata, tetapi juga memberikan manfaat bagi audiens.

3. Konten Tidak Memiliki Tujuan yang Jelas

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: