Iklan RBTV

Fenomena Déjà Vu, Saat Hal Baru Terasa Seperti Pernah Terjadi

Fenomena Déjà Vu, Saat Hal Baru Terasa Seperti Pernah Terjadi

Anda pernah mengalami Déjà Vu?--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Pernahkah kamu sedang berada di suatu tempat, berbicara dengan seseorang, atau mengalami sesuatu, lalu tiba-tiba merasa seperti, "Kok rasanya aku pernah mengalaminya?" Padahal, kalau dipikir-pikir lagi, kejadian itu sebenarnya baru pertama kalinya terjadi.

Perasaan seperti itu dikenal sebagai Déjà vu. Fenomena ini sering terjadi dan biasanya hanya berlangsung dalam waktu singkat. Menariknya, perasaan itu bisa terasa begitu nyata meskipun kita tidak bisa ingat tepatnya kapan atau di mana kejadian itu pernah terjadi.

Lalu, mengapa otak bisa membuat kita merasa sesuatu itu sudah pernah kita alami meskipun sebenarnya itu baru saja terjadi?

Apa yang Terjadi Saat Mengalami Déjà Vu?

Déjà vu adalah perasaan yang membuat kita merasa seolah-olah sudah pernah mengalami sesuatu, meskipun sebenarnya hal itu baru terjadi. Misalnya, ketika berkunjung ke suatu tempat untuk pertama kalinya, tiba-tiba merasa seperti pernah berada di sana sebelumnya.

Perasaan ini biasanya datang sebentar lalu pergi dengan sendirinya. Yang membuatnya menarik adalah kita merasa sangat percaya bahwa situasi itu pernah terjadi, meskipun sering kali tidak tahu kapan atau bagaimana pengalaman itu bisa terjadi.

BACA JUGA:Dampak Sering Mandi Malam Terhadap Kesehatan Tubuh

Déjà vu bukan berarti seseorang benar-benar sudah pernah mengalami kejadian yang sama. Sampai sekarang, penyebab pastinya masih belum diketahui. Para peneliti punya beberapa teori untuk menjelaskan hal ini, seperti kemungkinan ada kesalahan kecil dalam cara otak kita menerima dan mengingat informasi.

Kenapa otak membuat kita merasakan pernah mengalami sesuatu?

Sampai sekarang, belum ada satu pun penyebab yang bisa memastikan kenapa déjà vu bisa terjadi. Para peneliti justru memiliki beberapa teori yang mencoba menjelaskan bagaimana perasaan familiar tersebut bisa muncul.

Beberapa teori yang sering dibahas antara lain:

1. Split perception, yaitu otak menerima atau memperhatikan suatu situasi dalam waktu yang sangat berdekatan. Ketika situasi tersebut kembali diproses secara lebih jelas, pengalaman kedua bisa terasa seperti sesuatu yang pernah dilihat sebelumnya.

2. Memori implisit, yaitu sebuah situasi baru yang mungkin memiliki kemiripan dengan pengalaman yang pernah kita alami, tetapi kita tidak bisa mengingat pengalaman tersebut secara sadar. Yang tersisa justru perasaan familiar tanpa ingatan yang jelas.

3. Ketidaksesuaian antara rasa familiar dan ingatan, yakni kita bisa merasa sangat yakin bahwa sesuatu terasa familiar, sementara pada saat yang bersamaan tidak menemukan ingatan spesifik yang menjelaskan perasaan tersebut. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: