JOMO: Saat Tidak Ikut Tren Justru Bikin Hidup Lebih Tenang
Jomo, tidak ingin ikut tren yang sedang viral.--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Saat perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat, kita sering merasa harus selalu mengetahui apa yang sedang dilakukan orang lain.
Keinginan untuk mengikuti tren, menghadiri berbagai kegiatan, atau terus memantau media sosial terkadang justru membuat kita merasa lelah dan tertekan.
Kondisi tersebut dikenal dengan istilah FOMO (Fear Of Missing Out), yaitu rasa takut atau cemas karena merasa tertinggal dari pengalaman yang sedang dinikmati orang lain.
Sebaliknya, muncul konsep JOMO (Joy Of Missing Out). Konsep ini mengajarkan seseorang untuk merasa nyaman Ketika memilih tidak mengikuti semua hal yang sedang ramai dilakukan orang lain dan menikmati kehidupan sesuai dengan kebutuhan serta prioritas pribadi.
Apa Itu JOMO?
JOMO merupakan kependekan dari Joy Of Missing Out, yang dapat diartikan sebagai rasa bahagia ketika seseorang dengan sadar memilih untuk tidak mengikuti suatu aktivitas atau tren tertentu.
Jika FOMO membuat seseorang merasa takut tertinggal, JOMO justru mengajarkan untuk menerima bahwa tidak semua hal harus diikuti. Seseorang dapat merasa puas dengan kehidupannya tanpa harus terus membandingkan diri dengan orang lain.
BACA JUGA:Jangan Lakukan Ini Kalau Mau Kulit Wajah Tetap Sehat, Kaum Perempuan Wajib Tahu
JOMO juga berkaitan dengan kemampuan untuk menikmati keadaan saat ini. Alih-alih terus mencari pengalaman baru hanya karena orang lain melakukannya, seseorang belajar menentukan sendiri apa yang benar-benar penting dan memberikan makna bagi kehidupannya.
Dengan demikian, JOMO bukan sekadar menghindari aktivitas atau media sosial. Lebih dari itu, JOMO merupakan cara untuk menjalani kehidupan dengan lebih sadar, tenang, dan sesuai dengan nilai serta kebutuhan diri sendiri.
Manfaat Menerapkan JOMO
Menerapkan JOMO dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesejahteraan psikologis dan emosional. Beberapa manfaatnya adalah:
1. Membantu mengurangi stres dan kecemasan
Ketika tidak lagi merasa wajib mengikuti semua aktivitas atau tren yang dilakukan orang lain, tekanan sosial dapat berkurang. Hal ini dapat membuat pikiran menjadi lebih tenang dan membantu mengurangi rasa cemas akibat FOMO.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
