Iklan RBTV

Walikota Minta Jajaran Siaga Bencana Kekeringan, Karhutla hingga Erupsi Gunung Berapi

Walikota Minta Jajaran Siaga Bencana Kekeringan, Karhutla hingga Erupsi Gunung Berapi

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi--

BENGKULU, RBTVCamkoha.com - Pemerintah Kota Bengkulu menggelar rapat Focus Group Discussion (FGD) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan mengusung tema "Sinergi Lintas Sektor dalam Upaya Penguatan Mitigasi Risiko Dampak Bencana di Wilayah Kota Bengkulu", bertempat di Grage Hotel Bengkulu, Senin (14/9).

Rapat ini dihadiri jajaran Forkopimda lengkap, termasuk Ketua DPRD Kota Bengkulu, Kapolresta Bengkulu, Dandim 0407/Bengkulu, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Negeri, Pj Sekda, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, camat, hingga lurah se-Kota Bengkulu.

Pertemuan ini digelar guna merespon dinamika cuaca ekstrem dan potensi deretan bencana alam yang mulai melanda wilayah Kota Bengkulu dan sekitarnya.

Dalam arahannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menekankan pentingnya respon cepat dan kekompakan seluruh instansi pemerintah serta aparat keamanan dalam memetakan serta mengatasi dampak fenomena iklim yang terjadi belakangan ini.

BACA JUGA:Kajari Bengkulu Ajak Semua Pihak Sadar Ada Risiko Bencana Majemuk

"Ini merespon tentang kejadian terakhir. Yang pertama karhutla, yang kedua erupsi Anak Krakatau, yang ketiga kemarau ini belum menampakkan tanda-tanda akan hujan dan sudah beberapa lokasi yang kekeringan," tegas Dedy di hadapan peserta FGD.

Salah satu persoalan yang disoroti Dedy adalah krisis air bersih yang mulai dirasakan masyarakat di beberapa wilayah. Kecamatan Muara Bangkahulu menjadi salah satu area terdampak serius lantaran penurunan debit air sungai yang menyulitkan jaringan PDAM beroperasi optimal, ditambah mengeringnya sumur-sumur dangkal milik warga perumahan.

Menanggapi keluhan tersebut, Dedy menginstruksikan Perumda Tirta Hidayah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu untuk melakulam distribusi air bersih secara berkala dan siap sedia 24 jam.

BACA JUGA:Kapolresta Bengkulu Ingatkan Ancaman Kebakaran dan Gempa Bumi

"Apa respon kita dari Pemerintah Kota Bengkulu? PDAM saya minta untuk siaga, untuk standby. Bilamana memang kurang tangki, BPBD punya tangki untuk membantu menyuplai air. Jangan sampai masyarakat nanti sudah viral baru sampai," imbau Dedy dengan nada tegas.

Selain krisis air, ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kebakaran pemukiman menjadi perhatian serius Pemkot Bengkulu. 

Kejadian kebakaran lahan seluas hampir satu hektar di kawasan Bentiring serta insiden kebakaran di beberapa fasilitas umum menjadi peringatan keras bagi seluruh jajaran pemerintahan tingkat bawah.

Walikota meminta para lurah dan camat untuk tidak jenuh mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara dibakar selama musim kemarau.

"Kepada Bapak Camat, Lurah di sini, tolong sering-sering di grup RT ingatkan. Tolong kita semua waspada, jangan ada yang membakar lahan ataupun kalau bakar sampah tolong hati-hati. Jangan bosan-bosan Bapak/Ibu Lurah, Bapak Camat, tolong dipastikan betul warga kita ditingkatkan kewaspadaannya," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait