Terjebak Pinjol dan Paylater Terus-menerus, Ini Caranya untuk Keluar
Cara keluar dari pinjaman online.--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Pinjaman online dan paylater memang bisa membantu ketika ada kebutuhan mendesak. Masalah biasanya mulai muncul ketika satu tagihan dibayar menggunakan pinjaman baru. Lama-lama utang bertambah, jatuh tempo datang silih berganti, sementara penghasilan tetap sama.
Kondisi seperti ini sering membuat seseorang merasa sulit keluar karena setiap bulan hanya sibuk menutup tagihan sebelumnya. Kalau sudah terlanjur masuk ke kondisi tersebut, langkah pertama bukan mencari pinjaman baru, tetapi menghentikan kebiasaan gali lubang tutup lubang.
Beberapa langkah berikut bisa dilakukan secara bertahap:
1. Hentikan pinjaman baru
Sebisa mungkin berhenti mengajukan pinjaman atau menggunakan paylater baru untuk membayar cicilan lama. Jumlah kewajiban bisa semakin besar karena adanya bunga, biaya layanan, atau denda.
Hapus aplikasi pinjaman yang tidak lagi digunakan dan matikan notifikasi promosi yang sering menawarkan limit atau pinjaman tambahan. Jangan mudah tergoda dengan tawaran pencairan dana cepat ketika kondisi keuangan sedang sulit.
BACA JUGA:Syarat dan Cara Mengajukan Pinjaman KSM Mandiri Bagi Pegawai BUMN
2. Catat semua utang
Jangan hanya mengingat jumlah utang di kepala. Tuliskan semuanya agar kondisi keuangan terlihat lebih jelas. Catat nama penyedia pinjaman, jumlah sisa pokok, cicilan, bunga atau biaya lainnya, tanggal jatuh tempo, serta denda jika ada.
Setelah semuanya dicatat, tentukan kemampuan pembayaran berdasarkan penghasilan yang benar-benar tersedia.
Untuk menentukan strategi pembayaran, bisa menggunakan metode melunasi nominal terkecil terlebih dahulu atau mendahulukan utang dengan biaya paling tinggi.
3. Hubungi pihak pemberi pinjaman
Jika mulai kesulitan membayar, jangan menghilang begitu saja. Hubungi layanan resmi penyedia pinjaman dan jelaskan kondisi keuangan secara jujur. Tanyakan apakah tersedia pilihan restrukturisasi, perubahan jadwal pembayaran, perpanjangan tenor, atau bentuk keringanan lain yang sesuai kebijakan mereka.
Simpan bukti komunikasi dan pembayaran. Hindari bernegosiasi melalui nomor atau akun yang tidak dapat dipastikan sebagai layanan resmi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
