Iklan RBTV

Siti Hasmah dan Mahathir Mohamad, Cinta yang Bertahan Tujuh Dekade

Siti Hasmah dan Mahathir Mohamad, Cinta yang Bertahan Tujuh Dekade

Siti Hasmah dan Mahathir Mohamad, kisah cinta yang abadi.--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Kisah cinta Siti Hasmah Mohammad Ali dan Mahathir Mohamad bermula dari sebuah lingkungan kuliah. Dari pertemuan sebagai sesama mahasiswa kedokteran, hubungan keduanya perlahan tumbuh hingga menjadi pernikahan yang bertahan selama 70 tahun.

Siti Hasmah meninggal dunia pada Senin, 28 September 2026, dalam usia 100 tahun. Ia merupakan istri Mahathir Mohamad, tokoh politik Malaysia yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia dalam dua periode.

Keduanya pertama kali bertemu pada 1947 saat sama-sama menempuh pendidikan kedokteran di King Edward VII College of Medicine, Singapura. Pada masa itu, Siti Hasmah termasuk salah satu perempuan Melayu pertama yang menempuh pendidikan di bidang kedokteran.

Mahathir merupakan senior Siti Hasmah di kampus. Hubungan mereka awalnya tidak langsung menjadi sebuah kisah cinta. Keduanya dulu saling mengenal sebagai teman di lingkungan pendidikan. Mahathir bahkan disebut pernah membantu Siti Hasmah dalam pelajaran Fisika dan Kimia.

BACA JUGA:Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad, Dokter Perempuan yang Dikenang Malaysia

Dari pertemanan tersebut, kedekatan mereka semakin tumbuh. Hubungan yang terjalin selama masa kuliah akhirnya membawa keduanya menuju pernikahan.

Pada 4 Agustus 1956, Siti Hasmah dan Mahathir resmi menikah di Kuala Lumpur. Setelah menikah, pasangan ini kemudian pindah ke Alor Setar dan menjalani kehidupan sebagai dokter.

Siti Hasmah bekerja sebagai medical officer di Alor Setar General Hospital. Sementara Mahathir kemudian meninggalkan pekerjaan di pemerintahan dan membuka Maha Clinic pada 1957.

BACA JUGA:Besok Terakhir! Indomaret Tebar Promo, Minyak Goreng hingga Deterjen Lebih Hemat

Di tengah kesibukan sebagai dokter, Siti Hasmah juga banyak terlibat dalam kegiatan kesehatan masyarakat. Perhatiannya terutama tertuju pada kesehatan ibu dan anak. Peran tersebut terus dijalankannya, bahkan ketika kehidupan keluarganya mulai berubah seiring meningkatnya aktivitas politik Mahathir.

Dari pernikahan tersebut, Siti Hasmah dan Mahathir dikaruniai tujuh anak, yaitu Marina, Mirzan, Melinda, Mokhzani, Mukhriz, Maizura, dan Mazhar. Keluarga mereka kemudian semakin besar dengan kehadiran cucu dan cicit.

Mahathir mulai masuk lebih jauh ke dunia politik setelah terpilih sebagai anggota parlemen pada 1964. Kariernya terus menanjak hingga menjadi wakil perdana menteri pada 1976. Lima tahun kemudian, ia dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia pada 1981.

BACA JUGA:Simulasi Kredit Mobil Suzuki Ertiga Bekas, Pilihan Tepat untuk Mobil Keluarga

Perubahan besar dalam kehidupan Mahathir juga membawa perubahan pada peran Siti Hasmah. Setelah suaminya menjadi perdana menteri, ia banyak menjalankan tugas publik sebagai pendamping kepala pemerintahan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: