Pemprov Bengkulu Ajukan Penambahan Kuota LPG dan BBM Subsidi
Pemprov Bengkulu Ajukan Penambahan Kuota LPG dan BBM--
BENGKULU, RBTVCamkoha.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengajukan tambahan kuota LPG subsidi kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sebanyak 25 persen dari kuota normal atau sebanyak 65.173 metrik ton.
Pengajuan kuota tambahan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2026.
BACA JUGA:Bingung Kenapa Token Listrik Cepat Habis? Coba Cek, Mungkin 5 Ini Penyebabnya
Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana mengatakan pengajuan tambahan kuota tersebut bukan disebabkan adanya kelangkaan LPG maupun stok yang tidak mencukupi.
Ia menegaskan jika tambahan kuota diperlukan untuk memperkuat distribusi LPG subsidi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, khususnya pada periode ketika konsumsi LPG 3 kilogram biasanya mengalami peningkatan.
"Pengajuan tambahan kuota ini untuk memperkuat pendistribusian LPG subsidi, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan perayaan tahun baru, karena seperti biasanya jelang hari besar permintaan akan semakin meningkat," sampai Rico Yulyana, Rabu (30/9).
BACA JUGA:Isi Token Listrik Rp 100 Ribu Dapat Berapa kWh? Begini Hitungannya
Selain LPG subsidi, Dinas ESDM Provinsi Bengkulu juga mengusulkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, di antaranya pengajuan 20 persen untuk bio solar dan 15 persen untuk pertalite untuk tambahan dari kuota normal.
"Kita ingin tak ada kelangkaan jelang Natal dan tahun baru, dan ini langka antisipasi yang kita lakukan agar tak terjadi kelangkaan," tandasnya.
BACA JUGA:Disambut Isak Tangis, Jenazah Almarhum Anggi Saputra Pranata Tiba di Bengkulu
(Nico Relius)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
