Iklan RBTV

Hari Guru Sedunia 5 Oktober dan Hari Guru Nasional 25 November, Apa Bedanya?

Hari Guru Sedunia 5 Oktober dan Hari Guru Nasional 25 November, Apa Bedanya?

Selamat hari guru internasional.--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Bulan Oktober dan November sama-sama punya momen penting bagi para guru. Pada 5 Oktober, berbagai negara memperingati Hari guru Sedunia atau World Teachers’ Day. 

Sementara di Indonesia, ada peringatan yang secara khusus ditujukan untuk menghormati guru, yaitu Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November.

Keduanya sama-sama menjadi momen untuk menghargai peran guru, tetapi memiliki sejarah yang berbeda. Hari Guru Sedunia berakar dari sebuah peristiwa internasional pada 5 Oktober 1966. 

Pada tanggal tersebut, UNESCO bersama Organisasi Buruh Internasional atau ILO mengadopsi Recommendation concerning the Status of Teachers.

BACA JUGA:202.004,30 Hektare Lahan Terbakar: Update Karhutla Indonesia Tahun 2026

Ini menjadi salah satu rujukan penting mengenai kedudukan guru di berbagai negara, termasuk hak dan tanggung jawab guru, persiapan dan pendidikan profesi, perekrutan, kondisi kerja, hingga lingkungan tempat guru menjalankan tugasnya.

Peringatan Hari Guru Sedunia kemudian mulai dirayakan sejak 1994. UNESCO menetapkan 5 Oktober sebagai momentum tahunan untuk memberikan perhatian terhadap profesi guru sekaligus melihat berbagai tantangan yang dihadapi tenaga pendidik di seluruh dunia.

Sementara itu, Hari Guru Nasional memiliki sejarah yang sangat berkaitan dengan perjalanan guru di Indonesia. Tanggal 25 November dipilih karena bertepatan dengan lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI pada 25 November 1945.

BACA JUGA:Sudah 53 Ribu Tenaga Kerja Jadi Korban PHK di 2026, Terbanyak di Provinsi Ini

Pendirian PGRI berlangsung dalam Kongres Guru Indonesia yang digelar pada 24–25 November 1945 di Surakarta. Saat itu, berbagai organisasi dan kelompok guru sepakat untuk bersatu dalam satu wadah setelah Indonesia merdeka.

Perjalanan tersebut juga tidak muncul begitu saja setelah kemerdekaan. Sebelumnya, sudah ada berbagai organisasi guru pada masa kolonial, salah satunya Persatuan Guru Hindia Belanda atau PGHB yang berdiri pada 1912.

Dalam perkembangannya, nama PGHB berubah menjadi Persatuan Guru Indonesia atau PGI pada 1932. Perubahan tersebut ikut menunjukkan berkembangnya kesadaran kebangsaan di kalangan guru.

Secara resmi, pemerintah kemudian menetapkan 25 November sebagai Hari Guru Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Keppres tersebut ditetapkan pada 24 November 1994 dan menyebut tanggal 25 November yang diperingati sebagai hari ulang tahun PGRI sebagai Hari Guru Nasional.

Dari sejarahnya, perbedaan keduanya menjadi cukup jelas. Hari Guru Sedunia memiliki cakupan internasional dan menyoroti posisi, hak, tanggung jawab, serta kondisi profesi guru secara global. Sedangkan Hari Guru Nasional berhubungan dengan sejarah perjuangan dan persatuan guru di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: