Iklan RBTV

Ramalan Jayabaya, Indonesia Tahun 2025 Adalah Zaman Kolosubo, Ini Artinya!

Ramalan Jayabaya, Indonesia Tahun 2025 Adalah Zaman Kolosubo, Ini Artinya!

Ramalan Jayabaya tentang kondisi Indonesia di tahun 2025 ini--

NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Indonesia dalam Ramalan Jayabaya, tahun 2025 adalah zaman Kolosubo, Ini Artinya.

Indonesia, negeri yang tak hanya kaya akan suku, budaya, dan bahasa, juga menyimpan kekayaan lain yang tak kasat mata, yakni keyakinan pada ramalan. 

Di tengah arus modernisasi dan kemajuan teknologi, sebagian masyarakat masih memegang erat nilai-nilai spiritual, seperti yang yang tertulis dalam karya sastra tradisional.

BACA JUGA:Dengan Cara Ini Dosa 100 Tahun Bisa Dihapus dalam 1 Menit, InsyaAllah

Salah satu yang paling melegenda adalah Ramalan Jayabaya. Bukan sekadar mitos, ramalan ini menjadi semacam cermin batin bagi masyarakat Jawa, terutama saat mereka mencoba memahami arus zaman dan meraba masa depan. 

Disusun oleh Raja Jayabaya dari Kerajaan Kediri pada abad ke-12, ramalan ini menjadi warisan budaya yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Jayabaya tidak hanya meramalkan gejolak alam seperti gempa atau letusan gunung, tapi juga perubahan besar dalam struktur sosial-politik bangsa. 

BACA JUGA:Walau Banyak Manfaat, 7 Kelompok Ini Dilarang Minum Teh, Siapa Saja?

Disampaikan dalam bentuk kakawin dan tembang Jawa, makna dari ramalan ini selalu terbuka untuk berbagai tafsir, menjadikannya seperti teka-teki zaman yang belum tuntas dipecahkan.

Di penghujung 2024, ramalan Jayabaya kembali menjadi buah bibir, terutama karena disebut-sebut bahwa tahun 2025 menandai datangnya ‘zaman Kolosubo’, yang mana ini adalah sebuah era keemasan setelah periode penuh gejolak yang disebut ‘Kolobendu’.

Kolobendu, menurut Jayabaya, dimulai sekitar tahun 1997, tahun yang kita kenal sebagai awal krisis moneter dan titik mula berbagai pergolakan politik dan sosial. 

Zaman ini digambarkan sebagai masa penuh intrik, konflik, dan kepentingan tersembunyi. Seperti sebuah panggung wayang, para pemain utamanya hanya bayang-bayang, sementara dalang sejatinya tak pernah tampak di permukaan.

BACA JUGA:Emas Antam Hari Ini Turun Rp 10 Ribu, Apakah Ini saat yang Tepat Borong Emas Antam?

Namun semua badai, kata Jayabaya, akan berlalu. Dan di ujung lorong yang kelam itu, terbentanglah Kolosubo, yakni masa di mana Indonesia berdiri dengan kepala tegak, tidak lagi dikendalikan oleh kepentingan asing, dan rakyatnya hidup dalam sejahtera dan damai. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait