Iklan RBTV

Asal Usul Raja Ampat Surga Laut di Papua Barat yang Mempesona

Asal Usul Raja Ampat Surga Laut di Papua Barat yang Mempesona

Asal usul nama Raja Ampat--

NASIONAL, RBTV. DISWAY.ID – Selain tempatnya yang memspesona, ternyata ini asal-usul nama Raja Ampat yang sekarang menjadi surga laut di Papua Barat.

Raja Ampat mungkin sudah diknal sebagai surga laut di Papua Barat, tapi tahukah kamu kalau nama “Raja Ampat” ternyata punya cerita panjang dan unik? 

Bukan skadar sebutan keren, nama Raja Ampat ini berasal dari legenda masyarakat lokal yang sudah diwariskan secara turun-temurun.

BACA JUGA:Jalan-jalan Malam di Jakarta, Jangan Lupa Mampir di 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Berikut

Ceritanya tidak cuma soal keindahan alam, tapi juga soal tujuh telur misterius, empat raja, dan sebuah batu keramat yang dipercaya sebagai peninggalan leluhur.

Konon, di sbuah kampung bernama Wawiyai, yang terletak di Teluk Kabui, Distrik Tiplol Mayalibit, ada seorang wanita bernama Boki Deni. 

Suatu hari, ia berjalan di tepi Sungai Waikeo dan menemukan tujuh butir telur yang tidak biasa. Telur-telur ini lalu dibawa pulang dan dijaga baik-baik, karena dianggap sebagai tanda dari alam. 

BACA JUGA:Waktunya Liburan, Ini 5 Tempat Wisata yang Tawarkan Promo Spesial Lebaran 2025

Nah, beberapa waktu kemudian, telur-telur itu mulai menetas dan inilah awal dari kisah yang membentuk identitas wilayah Raja Ampat.

Empat dari tujuh telur tersebut menetas menjadi anak laki-laki. Masing-masing dari mereka kelak jadi penguasa di empat pulau besar yakni Waigeo, Salawati, Misool, dan Batanta. 

Dari sinilah asal mula nama “Raja Ampat”, yang berarti “Empat Raja”. Tapi kisahnya belum selesai. Satu telur menetas jadi anak perempuan bernama Pin Take. 

BACA JUGA:6 Rekomendasi Tempat Wisata yang Ada Diskon Libur Lebaran Tahun 2025

Telur keenam menetas menjadi makhluk gaib diyakini sebagai sosok penjaga dunia tak kasat mata. Sedangkan telur terakhir tidak menetas, tapi justru berubah jadi batu keramat yang disebut Kapatnai, atau lebih dikenal sebagai “Telur Raja”.

Cerita tentang Pin Take juga tidak kalah menarik. Ia dikisahkan hamil tanpa suami, dan karena dianggap membawa aib, keempat saudaranya memutuskan untuk menghanyutkannya ke laut. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait