Freelancer Wajib Tahu! Begini Cara Dapat Penghasilan Besar di Upwork 2025

Jumat 22-08-2025,21:23 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Agus Faizar

Lampirkan 1–2 portofolio paling relevan (hindari spam).

Menang dan Menjaga Klien: Workflow yang Bikin Tenang

Kontrak jelas: pilih fixed-price dengan milestone (Brief → Draft → Final) atau hourly dengan pelacakan waktu.

Komunikasi singkat & teratur: kirim update harian/dua harian (bullet point progres + kendala + next step).

Batas revisi & definisi “done”: tuliskan di awal supaya ekspektasi selaras.

Timezone Asia/Jakarta: sepakati jam overlap 1–2 jam dengan klien untuk standup singkat.

Niche yang Sedang “Laku” untuk Freelancer Indonesia

Content & SEO: artikel long-form, product-led content, programmatic SEO.

Desain & Video: landing page konversi, UI kit, short-form video untuk ads/UGC.

Tech: Webflow/Shopify dev, integrasi API sederhana, no-code automation.

Marketing: email flows (Klaviyo/HubSpot), performance creatives untuk Meta/TikTok Ads.

Kuncinya: tampilkan use case spesifik ketimbang label umum (mis. “Desainer” “Figma LP untuk SaaS Trial”).

Fee, Payout, dan Pajak (Ringkas & Aman)

Biaya platform: ada biaya layanan untuk freelancer serta biaya untuk klien. Besaran dapat berubah cek halaman resmi Upwork untuk tarif terbaru.

Penarikan dana: bank lokal, Payoneer, atau PayPal. Perhatikan kurs/biaya agar nilai bersih optimal.

Kepatuhan pajak: simpan invoice & ringkasan transaksi; laporkan sesuai aturan perpajakan Indonesia.

Kategori :