4. Torsi dan Daya Mesin
Sebagaimana penelitian tentang sifat dan karakteristik Pertamax 95 persen dengan etanol sebanyak 5 persen (serupa dengan formulasi BBM Bioetanol Pertamina) oleh Yos Nofendri dari Program Studi Teknik Mesin Universitas 17 Agustus 1945 (2018), menyatakan bahwa pemakaian bahan bakar tersebut menyebabkan penurunan torsi dan daya mesin sebesar 5 persen.
Sementara itu, mengacu pada Jurnal Teknologi Rekayasa Teknik Mesin (2021) karya Dharmanasa, Danial, dan Ivanto, torsi putaran Pertalite sebesar 4,67 kw.
5. Efisiensi Mesin
Lebih lanjut, dari riset Dharmanasa dkk, disebutkan efisiensi Pertalite rata-rata sebesar 55 persen. Sedangkan menurut Yos Nofendri (2018), penambahan 5 persen etanol pada Pertamax (Bioethanol Pertamina) dapat meningkatkan efisiensi mesin sebanyak 10,9 persen.
6. Konsumsi Bahan Bakar
Bahan Bakar Pertalite dianggap lebih tepat digunakan untuk kendaraan bermesin bensin yang banyak beredar di Indonesia dengan kompresi 9:1 sampai 10:1. Dengan tambahan kandungan tertentu, BBM tersebut mampu dipakai untuk menempuh jarak lebih jauh, tetapi tetap berkualitas dan menawarkan harga yang terjangkau
.
BACA JUGA:Resmi Turun! Ini Harga Terbaru BBM di SPBU Seluruh Indonesia
Yos Nofendri (2018), menjelaskan melalui hasil penelitiannya bahwa campuran Pertamax dengan 5 persen etanol dapat menghemat konsumsi bahan bakar hingga 15,8 persen.