BENGKULU UTARA, RBTVDISWAY.ID - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Kali ini, satu unit rumah semi permanen milik warga Desa Sukarami, Kecamatan Air Padang, hangus dilalap si jago merah pada Senin malam, 19 Januari 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik Rahuda (64). Selain bangunan rumah, satu unit sepeda motor milik korban juga ikut terbakar. Akibat kejadian itu, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp60 juta.
Kepala Desa Sukarami, Admi Haryono, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui setelah dirinya menerima laporan dari warga usai pelaksanaan salat Magrib.
BACA JUGA:Rumah Warga di Desa Suka Rami Bengkulu Utara Ludes Terbakar saat Magrib
“Peristiwa kebakaran ini pas maghrib. Saya mengetahui adanya kebakaran dari laporan warga yang menelepon,” ujar Admi Haryono saat dikonfirmasi.
Menurutnya, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah sedang berada di rumah anaknya yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara anak korban, Asmuni, juga sedang berada di luar rumah.
“Pada saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah berada di rumah anaknya, dan anaknya juga tidak berada di dalam rumah,” jelasnya.
BACA JUGA:Bocoran Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Siap-Siap Daftar
Warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran langsung berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Tak lama berselang, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkulu Utara tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman.
Namun, besarnya kobaran api serta kondisi bangunan rumah yang semi permanen membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Warga sempat melakukan pemadaman, kemudian dibantu oleh petugas Damkar. Namun api cepat membesar sehingga rumah tidak berhasil diselamatkan dan hangus terbakar,” tambah Admi.
Dari keterangan warga sekitar, sebelum api membesar sempat terdengar suara ledakan dari dalam rumah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh ledakan kompor gas.
“Diduga berasal dari kompor gas. Kemungkinan anak korban sedang memasak, lalu lupa mematikan kompor dan meninggalkan rumah,” ungkapnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Pemerintah Desa Sukarami mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah tangga, khususnya yang bersumber dari penggunaan kompor gas.
“Kami mengimbau warga agar selalu memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah, serta rutin memeriksa selang dan regulator gas untuk mencegah kebocoran,” tutup Admi.