Golongan Orang yang Tidak Wajib Puasa Ramadan, Siapa Saja Mereka?

Jumat 20-02-2026,04:20 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : Septi Widiyarti

Orang tua yang sudah lanjut usia (lansia) dan tidak mampu berpuasa, maka mereka tidak wajib puasa Ramadan. Hanya saja, mereka memiliki wajib membayar fidiah sebagai ganti dari puasa yang ditinggalkan.

"Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan orang miskin" (QS Al-Baqarah: 184).

BACA JUGA:Tabel Pinjaman Kupedes BRI 2026 Rp 30 Juta, Berikut Cicilan Per Bulan Selama 3 Tahun

3. Orang sakit

Nah, bagi orang yang sedang sakit, jika puasanya justru memperlambat sembuh atau membuat kondisi semakin parah, maka baginya tidak wajib berpuasa. 

Walaupun demikian, mereka wajib menggantinya di luar bulan Ramadan apabila sudah sembuh. Namun, apabila tidak ada harapan sembuh, maka dia hanya wajib membayar fidiah. Allah berfirman:

"Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain" (QS Al-Baqarah: 185).

4. Orang gila

Orang gila tidak diwajibkan berpuasa Ramadan, meskipun sudah dewasa. Kenapa begitu? Karena orang gila dinilai tidak memiliki akal yang normal sehingga tidak ada kewajiban apa-apa baginya, termasuk puasa Ramadan.

BACA JUGA:7 Model Plafon Rumah Minimalis, Terlihat Modern dan Elegan

5. Wanita haid dan nifas

Bagi wanita yang sedang haid atau nifas, mereka tidak wajib berpuasa di bulan Ramadan. Walaupun demikian, mereka wajib menggantinya di hari-hari lain di luar bulan Ramadan.

Hadits dari Aisyah RA menyatakan:

"Kami (para wanita) mengalami haid di masa Rasulullah SAW, lalu kami diperintahkan untuk mengganti puasa, tetapi tidak diperintahkan untuk mengganti shalat" (HR Abu Dawud).

6. Perempuan hamil dan menyusui

Bagi perempuan hamil atau menyusui juga tidak wajib berpuasa di bulan Ramadan. Namun, jika ia tidak puasa, maka wajib menggantinya sekaligus membayar fidiah karena khawatir terhadap keselamatan anaknya.

Kategori :