2. Ketidaksesuaian Syarat Usaha dan Administratif
- Usaha harus sudah beroperasi produktif minimal 6 bulan berturut-turut.
- Dokumen seperti KTP, KK, NPWP (untuk plafon tertentu), atau Surat Keterangan Usaha (SKU) tidak sah atau kadaluarsa.
- Tidak memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) atau surat keterangan usaha yang sah.
- Data di KTP atau KK berbeda dengan data Dukcapil.
BACA JUGA:Mau Pengajuan Cepat Direspon? Ini Cara Ajukan KUR BRI 2026 Online dan Offline untuk Modal Usaha
3. Masalah Finansial dan Kapasitas Bayar
- Sesuai aturan, satu NIK hanya boleh memiliki satu fasilitas KUR aktif. Kredit produktif (modal kerja) di bank lain menyebabkan penolakan.
- Pendapatan usaha dianggap tidak cukup untuk membayar angsuran bulanan.
- Pengajuan nominal pinjaman terlalu tinggi, tidak sesuai dengan skala usaha.
4. Hasil Survei Lapangan
- Lokasi usaha tidak ditemukan, atau usaha tidak sedang beroperasi saat petugas datang.
- Alamat domisili atau usaha berbeda dengan dokumen yang diberikan.
5. Faktor Eksternal dan Teknis
- Kuota KUR di cabang BRI tersebut sudah habis.
- Rekening BRI baru atau jarang digunakan, sehingga riwayat transaksi tidak terlihat.