NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Kawasan Timur Tengah semakin memanas usai Amerika (AS)-Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).
Serangan ini memaksa sejumlah bandara ditutup dan penerbangan ke/dari Timur Tengah dibatalkan. Hal itu juga berdampak pada ribuan jamaah umrah asal Indonesia dan terancam tak bisa segera pulang ke Tanah Air.
BACA JUGA:Kemenag Bengkulu Utara Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H, Tertinggi Rp 46 Ribu per Jiwa
Menurut data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), sekarang ini tercatat ada 58.873 jemaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Puji Raharjo, mengonfirmasi bahwa pemerintah terus melakukan monitor secara intensif terkait dinamika situasi regional tersebut.
"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini," ujar Puji.
Imbauan Tunda Umrah
Bahkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) juga telah mengimbau masyarakat Indonesia untuk menunda keberangkatan ke tanah suci untuk menjalankan umrah dalam waktu dekat, demi keamanan.
Disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, bahwa imbauan tersebut adalah bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara.
"Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya," ujar Wamenhaj, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Hal tersebut perlu dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah di Saudi Arabia.
Sementara itu, pemerintah juga meminta jemaah umrah yang sedang menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci untuk terus berkoordinasi dengan kantor urusan haji, konjen, hingga Pemerintah Indonesia di Saudi.
Lebih lanjut, Dahnil mengimbau jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di Tanah Air supaya tetap tenang dan tidak panik. Sebab, pemerintah Indonesia tetap fokus untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah yang sedang menunaikan ibadah di Arab Saudi.
BACA JUGA:Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Solo Maret 2026, Kelas Ekonomi Cuma Bayar Segini