Waspada Mudik Melintas Jateng 2026, Ini 46 Titik Rawan Macet dan 23 Titik Rawan Banjir Harus Dihindari

Sabtu 07-03-2026,15:52 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : Purnama Sakti

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta memetakan setidaknya ada 46 titik rawan terjadi kemacetan pada arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Dikatakan Kepala BBPJN Jateng-DIY Moch Iqbal Tamher, jika titik rawan kemacetan tersebar tersebar di jalur pantura, jalur tengah, hingga jalur selatan.

Menurutnya, mayoritas titik rawan kemacetan ini berada di kawasan pasar, perlintasan sebidang kereta api, simpang padat, serta akses keluar-masuk tol.

"Seluruh titik sudah kami petakan. Personel dan peralatan kami siapkan agar potensi hambatan arus mudik bisa diminimalkan," katanya.

BACA JUGA:Jadwal dan Rute Keberangkatan Mudik Gratis Telkom 2026, Pulang Kampung Tanpa Biaya

Berikut beberapa titik krusial yang diprediksi mengalami kepadatan lalu lintas:

- Jalur Pantura menjadi koridor utama bagi kendaraan jarak jauh, logistik, dan bus antarkota.

- Area Pasar dan Simpang Padat di sepanjang jalur Pantura, jalur tengah, hingga jalur selatan berpotensi menjadi pusat hambatan.

- Akses Tol dan Perlintasan Kereta, terutama di pintu keluar-masuk tol dan perlintasan sebidang, juga rawan antrean kendaraan.

Selain titik rawan macet, bagi pemudik yang akan melintasi Jawa Tengah diimbau untuk waspada terhadap zona rawan banjir dan longsor. Diantaranya adalah:

- Zona Rawan Banjir (14 Titik), Jalan Kaligawe Semarang, Sayung (Demak), Jalan Walisongo, ruas Kendal, Pemuda Brebes, Prupuk–Batas Tegal, Sampang–Buntu, hingga Lingkar Selatan Klaten. Area ini rentan terhadap genangan rob dan hujan dengan intensitas tinggi.

BACA JUGA:Mudik Gratis Bank Mandiri 2026: Berikut Cara Daftar, Rute dan Jadwal Keberangkatan

- Zona Rawan Longsor (9 Titik) berada di jalur selatan dan perbukitan dengan tanah labil, mencakup ruas Batas Jabar–Karangpucung–Wangon, Ajibarang–Wangon, Patikraja–Rawalo, hingga jalur Banjarnegara–Wonosobo.

Sementara itu, untuk mendukung respons cepat, BBPJN menyiagakan:

- 18 Posko Lebaran yang tersebar dari Pantura barat hingga jalur selatan, bertugas memantau lalu lintas dan menangani gangguan jalan.

Kategori :