Setelah itu, gali lubang tanam yang memadai dan lakukan pemupukan dasar.
2. Pemilihan Tanaman Pelindung
Langkah selanjutnya yakni pilih pohon leguminosa seperti glirisidia atau jenis lain dengan kanopi besar yang tidak mengganggu pertumbuhan kopi.
Setelah itu, pastikan akarnya tidak bersaing dengan akar kopi.
BACA JUGA:5 Penyebab dan Cara Mengatasi Permukaan Kompor yang Cepat Kusam dan Sulit Dibersihkan
3. Penanaman Bibit Kopi
Tanam bibit kopi berkualitas pada musim hujan, pastikan akarnya tidak rusak saat penanaman.
4. Perawatan dan Pemeliharaan
Lakukan pemupukan, penyiraman, dan pemangkasan tanaman pelindung secara teratur. Kontrol hama dan penyakit dengan pestisida alami untuk menjaga ekosistem.
5. Panen Kopi
Ini adalah tahap yang paling ditunggu-tunggu, yakni proses panen. Jadi, kopi siap panen sekitar 3-4 tahun, ditandai dengan buah berwarna merah cerah.
Tak perlu khawatir, karena panen bisa dilakukan manual atau menggunakan alat khusus.
BACA JUGA:6 Rekomendasi Laptop Budget Rp 5 Jutaan Periode April 2026
Keuntungan Metode Pagar
Berikut ini adalah beberapa keuntungan dari menanam kopi dengan metode pagar:
- Mengurangi Erosi Tanah