Banyak orang tidak menyadari kalau kerusakan timer juga bisa menyebabkan putaran mesin cuci lemah. Pada umumnya, kerusakan ini disebabkan kondisi kabel putus hingga mengganggu fungsi timer.
5. Gearbox rusak
Gearbox adalah komponen yang menghubungkan motor dinamo dengan drum mesin cuci. Kerusakan gearbox mengakibatkan putaran mesin cuci lemah karena energi yang dihasilkan dinamo tidak tersalurkan secara maksimal pada drum mesin cuci.
BACA JUGA:4 Penyebab dan 6 Cara Mengatasi Kulkas tidak Dingin Lagi
6. Kerusakan kapasitor
Kapasitor rusak juga bisa menjadi penyebab putaran mesin cuci jadi melemah. Kapasitor berperan penting menyalurkan arus listrik pada motor dinamo mesin cuci.
Jika kapasitor rusak, maka nilai muatan listrik yang terkandung di dalamnya akan berkurang sehingga menyebabkan mesin cuci lemah putarannya.
7. Seal rusak
Seal merupakan salah satu elemen penting yang terdapat pada pengering mesin cuci 2 tabung. Bagian tengah seal yang mulai bocor akan membuatnya rentan berkarat bahkan karatnya dapat menjalar hingga bagian ass tabung.
Kemunculan karat akan mengganggu rotasi tabung sehingga putaran mesin cuci turut melemah.
BACA JUGA:Hiburan Sekaligus Peluang Cuan, Mainkan Game Ini Biar Dapat Saldo DANA Gratis
8. Rem pengering terlalu rapat
Mesin cuci 2 tabung memiliki komponen berupa rem yang berfungsi sebagai penahan putaran ketika Anda membuka tabung pengering. Posisi rem yang terlalu rapat bisa membuat putaran mesin cuci melemah.
Setelan rem harus diatur sedemikian rupa supaya tabung pengering bisa dibuka tutup secara lancar tanpa membuat putarannya melemah.
BACA JUGA:Daftar SMP Swasta Terbaik di Purwakarta, Referensi Buat Siswa Baru
Cara Mengatasi Putaran Mesin Cuci Lemah
Nah, masalah mesin cuci lemah putarannya ini bisa Anda atasi dengan beberapa cara berikut ini:
1. Jangan melebihi kapasitas saat mencuci
Setiap kali Anda akan mencuci, usahakan untuk menyisakan minimal 20% ruang dalam drum mesin cuci agar seluruh pakaian terendam air dengan sempurna dan proses pencucian berlangsung lancar.
Kalau Anda ingin mencuci pakaian dalam jumlah banyak, sebaiknya pisahkan pakaian tersebut menjadi beberapa bagian agar bisa dicuci secara bertahap.
BACA JUGA:Daftar SMP Swasta Terbaik di Kabupaten Subang, Ini Pilihannya
2. Lakukan pemeriksaan komponen secara menyeluruh
Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan terhadap komponen mesin cuci secara menyeluruh agar bisa lekas menemukan bagian yang rusak. Hal ini harus dilakukan dengan penuh ketelitian sehingga tidak ada sumber kerusakan yang terlewatkan.