NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Mengganti oli secara rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kinerja kendaraan agar tetap optimal.
Sejatinya, oli adalah cairan pelumas yang dibutuhkan untuk menunjang kelancaran mesin dan komponen lainnya.
BACA JUGA:BBM Solar Non Subsidi Naik, Biaya Operasional Toyota Kijang Innova Diesel Ikut Melonjak
Dengan penggantian oli secara rutin maka akan membuat umur mesin lebih panjang dan kinerja mesin jadi lebih optimal.
Pada dasarnya, memilih oli bukan sekadar rutinitas servis berkala. Tapi keputusan teknis yang memengaruhi performa, efisiensi, dan usia mesin setiap hari.
Lantas, apa bedanya oli SAE 5w-30 dan 10w-30?
BACA JUGA:Tabel KUR BRI Rp 25 Juta Tahun 2026, Berapa Angsuran per Bulan?
Perbedaan Oli SAE 5w-30 dan 10w-30
Jadi, kode SAE memiliki arti sebagai penanda kekentalan suatu oli. Biasanya, setiap jenis mesin akan membutuhkan kekentalan oli yang berbeda-beda.
- SAE 5W-30
Untuk diketahui, bahwa oli dengan kode SAE 5W-30 memiliki viskositas yang sedang pada suhu dingin dan panas.
Dengan demikian, oli dengan kode ini cocok untuk digunakan pada mesin-mesin yang sering beroperasi dalam kondisi yang berbeda, seperti di daerah yang memiliki suhu udara yang berfluktuasi.
- SAE 10W-30
Sedangkan untuk oli dengan kode SAE 10W-30 memiliki viskositas yang sedang pada suhu dingin dan sedikit lebih kental pada suhu panas.
Dengan demikian, oli ini cocok untuk digunakan pada mesin-mesin yang beroperasi di lingkungan dengan suhu udara yang stabil.
BACA JUGA:Urutan Lengkap Pernikahan Adat Jawa, Makna serta Filosofinya
Tips Memilih Oli