NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Ditengah gempuran pelaku usaha yang menggantungkan modal tambahan ke pinjaman KUR, namun tiba-tiba banyak yang mulai melirik pinjaman Kupra. Keduanya bisa diakses melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).
KUR dan Kupra adalah produk pinjaman yang diluncurkan untuk kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Jika KUR atau Kredit Usaha Rakyat yang merupakan kredit modal usaha dan investasi yang ditujukan bagi pelaku usaha kecil dan mikro. Sementara Kupra sebenarnya adalah singkatan dari Kupedes Rakyat (Kredit Umum Pedesaan).
Bagi Anda yang sedang menyusun rencana pembiayaan jangka panjang, penting untuk tahu bahwa Kupra BRI 2026 menawarkan bunga pinjaman 21,5 persen per tahun untuk tenor kurang dari 2 tahun, dan naik sedikit menjadi 22 persen per tahun untuk tenor di atas 2 tahun.
Selain itu, meskipun bukan program bersubsidi dari pemerintah seperti KUR, namun bunga Kupra masih tergolong kompetitif di kelasnya.
BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BRI Pinjaman Rp 15 Juta dan Ciri-ciri Pengajuan KUR Ditolak Bank
Menariknya, bagi pelaku usaha dengan penghasilan musiman, misalnya petani atau peternak, Kupra juga menyediakan skema angsuran musiman dengan tenor maksimal 12 bulan. Dan Kupra juga tidak membatasi hanya pada jenis usaha tertentu.
Jadi, ini bisa jadi solusi ideal, fleksibel dan lebih sesuai dengan arus kas yang tidak tetap. Selama usaha tersebut produktif dan berjalan, maka Anda bisa mengajukan pinjaman ini baik di sektor produksi seperti pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, maupun non-produksi seperti perdagangan atau jasa.
Tabel Angsuran Kupra BRI 2026
Berikut ini Tabel Kupra 2026 berdasarkan simulasi pinjaman sebesar Rp 10 juta hingga Rp 50 juta dengan tenor 12, 24 dengan menggunakan suku bunga 21,5 persen.
- Plafond: Rp 10.000.000
Tenor 12 bulan: Rp 933.443
Tenor 18 bulan: Rp 654.759
Tenor 24 bulan: Rp 516.217
- Plafond: Rp 20.000.000